Perkuat Sinergi Ulama dan Umara, Pemdes Sidokepung Bersama Muslimat NU Buduran Dorong Pemberdayaan Masyarakat

banner 120x600
banner 336x280

Sidoarjo – News PATROLI.COM –

Kolaborasi pemerintah desa dan organisasi keagamaan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerukunan sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat. Hal ini tercermin dalam kegiatan keagamaan Pemerintah Desa Sidokepung bersama Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) tingkat PAC Buduran yang diikuti ratusan jamaah IHM Muslimat NU se-Kecamatan Buduran, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat sinergi ulama dan umara untuk membangun desa melalui penguatan nilai-nilai keagamaan, gotong royong, dan partisipasi masyarakat.

Kegiatan yang dihadiri ratusan jamaah IHM Muslimat NU se-Kecamatan Buduran tersebut menjadi momentum mempererat tali silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta membangun kolaborasi antara pemerintah desa dan organisasi perempuan keagamaan dalam mendukung pembangunan desa.

Kepala Desa Sidokepung, Arintono, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara pemerintah desa dan Muslimat NU. Menurutnya, kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi sarana meningkatkan keimanan, tetapi juga ruang untuk memperkuat persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan Minggu pagi yang ceria ini, kita tetap bisa menjalin silaturahmi dan terus bersinergi dengan Muslimat NU. Ini merupakan bentuk kolaborasi ulama dan umara agar bisa berjalan seiring dan sejalan, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan di Desa Sidokepung,” ujar Arintono.

Baca juga :  Uri-Uri Budaya, Pemdes Sidokepung Lestarikan Tradisi Tumpengan Malam Jumat Legi di Makam Mbah Sapu Jagad

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong dalam membangun desa. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan kehidupan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.

“Mari bersama-sama menjaga kerukunan, guyub rukun, dan membangun desa. Pembangunan harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat serta kegiatan keagamaan agar manfaatnya dapat dirasakan bersama,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua Muslimat NU Sidokepung, Umi Barokah, MPdI, bersama Ketua PAC Muslimat NU Buduran, Dra. Hj. Asalut Toyibah, turut menjadi bagian dalam kegiatan yang mempertemukan jamaah Muslimat NU dari berbagai wilayah di Kecamatan Buduran tersebut.

Kehadiran ratusan jamaah menunjukkan peran organisasi keagamaan dalam menjaga tradisi silaturahmi, memperkuat ukhuwah, serta membangun kebersamaan di lingkungan masyarakat.

Kolaborasi antara Pemerintah Desa Sidokepung dan Muslimat NU diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan positif yang menyentuh kehidupan warga, mulai dari penguatan nilai-nilai keagamaan, peningkatan kepedulian sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.

Melalui sinergi ulama dan umara, Desa Sidokepung diharapkan semakin mampu menjaga kerukunan, merawat kebersamaan, dan mendorong pembangunan desa yang melibatkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *