banner 700x256

Polres Tabanan Berhasil Ringkus Komplotan Spesialis Curanmor, Amankan 6 Motor Dari Pelaku

banner 120x600
banner 336x280

Tabanan – News PATROLI.COM –

Tim Reskrim Polsek Kediri Polres Tabanan Berhasil Meringkus Komplotan maling spesialis kunci nyantol.
Komplotan asal Bondowoso Jawa Timur ini ialah Andika 32 tahun, Saenol 26 tahun dan Misbahul Munir atau Misbah 33 tahun.

Ketiganya beraksi di beberapa kabupaten/kota di Bali, dan berakhir ditangkap oleh jajaran Polres Tabanan di Ketewel Gianyar.

Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra mengatakan, ketiga tersangka merupakan spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kunci nyantol.

Mereka beraksi di beberapa TKP di Bali, seperti di Tabanan, Badung, Gianyar dan Denpasar.
Hingga kini, polisi berhasil mengungkap 6 pencurian yang dilakukan tersangka.
Sisanya masih dalam pengembangan.

Selain ketiganya ada pula satu orang tersangka lain, yakni Mutarda namun karena tidak melakukan di Tabanan maka proses hukum tidak dilakukan di Kabupaten Tabanan.

Melainkan, karena locus pencurian Mutarda di Ubud, pihaknya menyerahkan ke Polsek Ubud.
“Jadi ini komplotan. Mereka beraksi di beberapa kabupaten seperti Tabanan Badung Gianyar dan Denpasar. Mereka spesialis kunci nyantol,” ucap Ranefli, Kamis 16 Februari 2023.

Aksi terakhir yang akhirnya berhasil dibongkar, sambung Ranefli, adalah kasus pencurian Yamaha N-Max nopol DK 6017 AND yang dilakukan pada 8 Februari 2023 sekira pukul 22.00 Wita di Banjar Carik Padang, Desa Nyambu Kecamatan Kediri.

Baca juga :  SPPG Kemala Bhayangkari Buleleng Diresmikan dan Distribusikan Makan Bergizi Gratis Kepada Ribuan Pelajar

Baca Juga: Sidang Lanjutan Pegawai Kantor Pos Baturiti Kuras Dana Pensiunan Veteran Sebesar Rp. 600 Juta

Korbannya ialah I Made Apriana. Saat itu korban dan seorang rekannya, membeli makan di Mengwi Badung.

Oleh karena ada dua sepeda motor, maka motor korban diletakkan di depan sebuah warung di TKP.
Ketika kembali, korban sudah mendapati motornya raib dan melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Kediri.
“Waktu ditinggal mencari makan. Korban lupa untuk mencabut kuncinya. Dan aksi itu dilancarkan oleh Andika dan Saenol,” ungkapnya.

Ranefli mengurai, akhirnya dari beberapa saksi di lapangan, diketahui bahwa aksi pencurian itu dilakukan oleh dua tersangka Andika dan Saenol.

Polisi bergerak dan mengetahui, keduanya bekerja sebagai kuli bangunan atau bekerja di sebuah proyek di Ketewel, Gianyar.

Kemudian, dari pengembangan akhirnya ditangkap juga Misbah, yang ternyata juga beraksi di Tabanan dan beberapa lokasi lain bersama Andika.

“Jadi kami tangkap pada Kamis 9 Februari itu juga setelah saksi melaporkan ciri-ciri tersangka kepada kami, Dan kami kembangkan akhirnya diketahui mereka ini sudah berulang kali melakukan aksi dengan modus yang sama (mengambil motor dengan kunci nyantol). Terangnya. (Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *