banner 700x256

Diduga Ada Mark Up, Bantuan ODF di Desa Deling Tidak Sesuai Spek

banner 120x600
banner 336x280

Bojonegoro, Newspatroli.com

Dugaan penyalahgunaan anggaran pembangunan program Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan, Melalui BKKD Tahun 2021 di Desa Deling Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro yang diduga tidak sesuai dengan Juknis (Petunjuk Teknis) menyeruak setelah beberapa warga mengadukan ke Kejari Bojonegoro.

Beberapa perwakilan warga sempat menanyakan laporannya yang diajukan ke Kejaksaan Negeri Bojonegoro, diantaranya berkas pengerjaan program kegiatan pembangunan ODF di desa Deling, seperti ukuran besi dan juga pembangunan ODF yang ditengarai tidak sesuai teknis.

Agus Salah satu Warga Dusun Ngampen Desa Deling menyampaikan, dirinya menyayangkan kondisi bantuan berupa MCK, hal ini lantaran warga menilai anggran per unit yang digelontorkan senilai Rp 10 juta tersebut sangat memprihatinkan kondisinya, seperti buis beton yang seharusnya mejadi tanggugan desa malah dibebankan ke penerima manfaat, dengan alasan diganti cor ” keluhnya.

” Dengan kondisi bangunan yang tidak layak, kami masyarakat desa Deling sudah tahu, sehingga saat ini terjadi protes dan komplain dari masyarakat,” Terangnya, Pada (3/6/2022).

Agus menilai di dalam RAB Ukuran besi dituliskan 10 Milimeter dengan jumlah 15 batang, akan tetapi yang di temukan saat pengerjaan dari keterangan tukang, bahwa ukuran besi hanya 8 milimeter dan jumlahnya hanya 7 batang. Sehingga kami menduga ada Mark up soal bahan besi.

Baca juga :  Jaringan Sabu Antar Pulau Terungkap, Polres Sampang Amankan Bandar dengan 3 Kg Barang Bukti

Senada dikatakan Warga lainya, untuk buis beton kami beli sendiri dan biaya langsir juga kami sendiri yang nanggung, alasanya sudah ada kesepakatan diganti dengan cor, kalau memang diganti cor kenapa yang kami minta buis beton juga tidak di tanggung padahal ada biayaanya.

“Dari buis beton seharusnya di RAB diameter 80 centimeter sebanyak 5 buah akan tetapi juga tidak ditemukan buis beton tersebut dalam pembangunannya, begitu juga dengan tutup buis beton juga tidak ada di lokasi, diakui oleh tukang diganti beton cor” jelasnya.

Menanggapi polemik bantuan ODF di desanya, Kepala Desa Deling Nety Herawati belum dapat dikonfirmasi awak media ini lantaran sedang sakit.

Untuk diketahui bersama, Desa Deling mendapatkan anggaran untuk ODF sebesar RP. 2 miliar dari P-APBD tahun 2021 dan dari APBDes sebanyak Rp. 200 juta untuk warga penerima manfaat. (Eko/ktp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *