banner 700x256

Puluhan Siswa MIN 2 Jember Datangi Satpolairud Polres Jember

banner 120x600
banner 336x280

Jember, Newspatroli.com

Sebanyak dua puluh lima siswa berpakaian seragam Polairud dari MIN 2 Jember yang beralamat di jalan Puger No 42 desa Balung Tutul kecamatan Balung mendatangi Kantor Satpolairud yang ada di jalan pantai No 33 Puger kecamatan Puger- Jember tepatnya di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Minggu, (12/6/2022).

Tampak menyambut gembira KBO Satpolairud Polres Jember Aiptu Agus Riyanto beserta Anggota Satpolairud yang lain dengan kehadiran anak anak polisi cilik ( Pocil) dari MIN 2 Jember .

Aiptu Agus Riyanto mengatakan,”
Kunjungan anak anak diusia dini dari MIN 2 Jember itu untuk pengenalan profesi yaitu Polairud bahkan mereka memakai pakaian prajurit Polairud .

“Ingin mengetahui banyak tentang Tugas pokok dan Fungsi Polairud ( polisi perairan dan udara) untuk itu kami memberikan pengenalan tentang safety alat keamanan dan perahu karet serta fungsinya,”ungkapnya.

“Selanjutnya kita akan pengenalan langsung ke sarana utama tempat kita bertugas di pantai Pancer puger tepatnya di Cemoro Sewu.” Jelasnya.

Sementara Wakasek (Wakil Kepala Sekolah) MIN 2 Jember Agus Salim mengatakan,” MIN 2 ( madarasah Ibtidaiyah Negeri 2 ) Jember dengan Motto “Madarasah Hebat Bermartabat”. Kebetulan anak anak didik kami ini adalah Polisi cilik ( pocil ) merupakan pelajaran ekstra kulikuler yang baru sehingga perlu adanya bimbingan dan arahan.

Dengan motto Hebat bermartabat ini untuk mencetak anak anak Disiplin,Hebat dan Akhlaqkulkarimah.

Baca juga :  Dandim Ponorogo Ajak Seluruh Aparat dan Masyarakat Sukseskan KDKMP

“Kedisiplinan tidak hanya bisa dipupuk dilembaga Sekolah MIN 2 saja untuk itu kami mengandeng Satpolairud polres jember.,”katanya.

Ini paling tidak dia punya pengetahuan dasar, bahwa generasi muda perlu dicetak lebih awal untuk disiplin paling tidak mempunyai pengetahuan awal bagaimana mencetak disiplin dari Polairud.” Katanya.

“Kegiatan polisi cilik merupakan salah satu cara kami untuk mendidik kedisiplinan siswa sekaligus mendekatkan mereka dengan aparat keamanan,*ungkapnya.

Sehingga, kata Agus Salim saat berlatih maupun pembinaan ekskul pocil tersebut selalu melibatkan aparat kepolisian setempat dan juga guru pendamping. Tidak hanya teori, dalam ekskul tersebut siswa juga dibekali dengan praktik kedisiplinan. Contohnya, seperti baris berbaris, pengarahan berlalulintas, pencegahan kejahatan, senam pocil hingga cara menghindar dari risiko penculikan anak. ‘’Ekskul ini sengaja kami bentuk, agar siswa bisa lebih disiplin dan lebih kompak dalam bekerja sama,’’ terangnya.

Dengan adanya perkembangan Teknologi yang canggih anak anak ndak bisa hidup sendiri dia hanya tau dari HP dia harus terjun langsung.

“Untuk seragam merupakan dari sekolah berkomunikasi dengan wali murid dengan adanya ekstrakul yang baru ini merupakan dukungan dari walimurid dan siswa.sehingga kegiatan ekstra ini bisa berjalan berkat dukungan dari walimurid dan siswa jadi bukan hanya kemauan dari sekolah.”pungkasnya.(Dik).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *