banner 700x256
Jember  

Penantian Panjang Penuh Perjuangan, GP Ansor Kencong Akhirnya Miliki Gedung Baru

banner 120x600
banner 336x280

Jember – News PATROLI.COM –

Akhirnya terbayar lunas penantian yang begitu panjang penuh perjuangan akhirnya terwujud. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor  Kencong Kabupaten Jember Jawa Timur, resmi memiliki Gedung baru diharapkan menjadi pusat pergerakan  sosial keagamaan, kepemudaan, pusat pendidikan karakter, serta penguatan ekonomi umat di wilayah Jember Selatan.

Peresmian Gedung GP. Ansor digelar pada Minggu 31/5/2026, dihadiri oleh Bupati Jember, jajaran Organisasi Perangkat Desa ( OPD ), para Camat diwilayah Ansor Kencong, unsur Muspika dari lima kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan anggota Banser, Ibu Ibu Fatayat dan Muslimat. Peresmian Gedung GP Ansor di Kecamatan Kencong ditandai dengan penandatanganan Prasasti dan pemotongan pita oleh tokoh Ulama beserta Bupati Jember.

Ketua Ansor Cabang Kencong, Agus Nur Yasin, dalam sambutannya mengatakan, rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa berdirinya gedung ini merupakan hasil perjuangan panjang seluruh kader Ansor sejak tahun 2023.
“Ini bukan sekadar gedung, tapi simbol perjuangan. Dengan semangat pantang menyerah, kami membuktikan bahwa Ansor mampu mandiri dan mewujudkan cita-cita memiliki kantor permanen,” tutur Agus.

Ia juga menceritakan bagaimana para kader muda Ansor secara gotong royong mengumpulkan dana hingga mampu membeli empat kapling lahan secara bertahap demi mewujudkan pembangunan gedung tersebut.

Dalam kesempatan itu, Agus turut mengenang dukungan Ansor Kencong terhadap Bupati Jember saat masih menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dan menjadi Dewan Penasehat Ansor. Dukungan tersebut, menurutnya, menjadi bentuk loyalitas organisasi terhadap kader terbaiknya.

Baca juga :  Siswa Siswi MA Mambaul Ulum Desa Wonojati Ikuti Pondok Ramadhan Bertemakan Ramadhan Hijau

Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, dalam pidatonya menekankan pentingnya menjaga marwah ulama dan pesantren. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang mengaku sebagai tokoh agama tanpa latar belakang yang jelas.

“Jangan sampai ada yang mendiskreditkan pesantren dengan mengaku sebagai gus atau mendirikan pesantren tanpa dasar keilmuan yang benar. Ini berbahaya bagi persatuan bangsa,” tegasnya.

Gus Fawait juga mengajak seluruh kader Ansor dan masyarakat untuk menjaga etika dalam menyampaikan kritik, terutama terhadap pemimpin bangsa.

“Mengkritik itu boleh dalam demokrasi, tapi jangan menghina. Budaya kita adalah mengingatkan dengan baik, bukan menghujat apalagi menyerang simbol negara,” imbuhnya.

Sebagai Dewan Penasehat Ansor, Gus Fawait juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan tidak melupakan peran Ansor dalam perjalanan politiknya.

Di akhir acara, Agus Nur Yasin menegaskan bahwa gedung baru ini akan menjadi pusat kegiatan organisasi sekaligus ruang kolaborasi dengan pemerintah. Selain itu, gedung ini juga akan dimanfaatkan untuk pengembangan unit usaha Ansor dan Banser guna mendukung kemandirian ekonomi kader.

Dengan diresmikannya gedung tersebut, diharapkan eksistensi Ansor semakin kuat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, serta turut berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Jember serta menyampaikan apresiasi atas berdirinya gedung tersebut. Beliau berharap gedung ini tidak hanya menjadi simbol kemegahan organisasi, tetapi juga berfungsi sebagai pusat kegiatan masyarakat yang membawa manfaat nyata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *