Peringati Hari Anak Nasional, RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo Ajak 100 Anak Belajar Dunia Kesehatan Lewat Hospital Tour

banner 120x600
banner 336x280

Sidoarjo – News PATROLI.COM –

Sebanyak 100 anak mengikuti kegiatan Hospital Tour bertajuk “Serunya Belajar Kesehatan, Jelajah Rumah Sakit” yang diselenggarakan RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan edukatif ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan literasi kesehatan anak sekaligus menghadirkan pelayanan kesehatan yang ramah anak melalui pengalaman belajar secara langsung di lingkungan rumah sakit.

Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Bale Bumi Majapahit tersebut dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, dr. Prima Dessy Kusuma Rachmawati, M.Kes, didampingi Kepala Bagian Perencanaan dan Pemasaran RSUD R.T. Notopuro, dr. Muhammad Atho’illah, MM, beserta jajaran manajemen rumah sakit.

Hospital Tour dikemas dengan konsep belajar sambil bermain sehingga anak-anak dapat mengenal lebih dekat dunia kesehatan, memahami berbagai profesi tenaga kesehatan, serta menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini melalui pengalaman yang menyenangkan dan interaktif.

Dalam sambutannya, dr. Prima menegaskan bahwa Hospital Tour merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial rumah sakit dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya anak-anak.

“Kami ingin anak-anak mengenal rumah sakit bukan hanya sebagai tempat berobat, tetapi juga sebagai tempat belajar. Mereka dapat mengenal berbagai profesi tenaga kesehatan dan layanan rumah sakit sehingga tidak lagi takut datang ke rumah sakit serta semakin peduli terhadap kesehatannya,” ujarnya.

Menurutnya, membangun pemahaman tentang kesehatan sejak usia dini merupakan investasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri maupun lingkungan.

“Melalui kegiatan seperti ini kami berharap anak-anak memiliki pengalaman yang menyenangkan saat berada di rumah sakit. Ketika mereka memahami fungsi rumah sakit dan mengenal para tenaga kesehatan secara langsung, rasa takut akan berkurang dan tumbuh kepercayaan bahwa rumah sakit adalah sahabat bagi kesehatan mereka,” tambahnya.

Berbagai materi edukasi disampaikan oleh tenaga profesional dari masing-masing bidang. Pada sesi pertama, dr. Barnabas Errido, Sp.KGA memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini. Anak-anak diajak memahami cara menyikat gigi yang benar, pentingnya pemeriksaan gigi secara rutin, serta dampak buruk apabila kesehatan gigi diabaikan.

Selanjutnya, materi mengenai kesehatan mental dan tumbuh kembang anak disampaikan oleh Erick Kartika Sari, M.Si., Psikolog. Dalam paparannya, ia mengajak peserta membangun kebiasaan positif, menjaga keseimbangan kesehatan fisik dan mental, serta berani menyampaikan perasaan kepada orang tua maupun tenaga kesehatan apabila mengalami masalah.

Suasana edukasi berlangsung hangat dan komunikatif. Anak-anak diajak berdiskusi melalui permainan interaktif sehingga materi yang disampaikan lebih mudah dipahami dan menyenangkan.

Sementara itu, edukasi mengenai pentingnya gizi dalam proses pertumbuhan dan penyembuhan disampaikan oleh Puji Astutik, SKM, M.Kes, selaku Kepala Instalasi Gizi RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo.

Ia memperkenalkan proses penyediaan makanan pasien yang dilakukan sesuai standar keamanan pangan rumah sakit. Mulai dari proses pengolahan oleh tenaga peramu makanan yang kompeten hingga proses pencucian seluruh peralatan makan menggunakan dishwasher dan sterilisasi untuk menjamin kebersihan serta keamanan makanan yang disajikan kepada pasien.

Puji menjelaskan bahwa setiap menu makanan pasien disusun secara khusus sesuai diagnosis penyakit, kondisi kesehatan, serta kebutuhan gizi masing-masing pasien guna menunjang proses penyembuhan secara optimal.

Baca juga :  Lapas Kelas IIA Sidoarjo Tingkatkan Kewaspadaan Penyakit Menular Melalui Sosialisasi Pencegahan Hantavirus

Pada kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan salah satu produk unggulan Instalasi Gizi RSUD R.T. Notopuro, yakni sari ikan gabus, yang selama ini dimanfaatkan sebagai terapi nutrisi pendukung bagi pasien, khususnya pascaoperasi.

Menurutnya, sari ikan gabus memiliki kandungan energi sekitar 437,55 kilokalori, protein 32,42 gram, karbohidrat sekitar 2,6 gram, serta kaya akan albumin yang berperan membantu mempercepat proses penyembuhan luka dan regenerasi jaringan tubuh.

“Kandungan protein yang tinggi sangat dibutuhkan untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, sedangkan albumin membantu mempercepat proses pemulihan pasien. Karena itu kami ingin mengenalkan kepada anak-anak bahwa proses penyembuhan bukan hanya bergantung pada obat-obatan, tetapi juga dipengaruhi oleh pemenuhan gizi yang tepat dan seimbang,” jelas Puji.

Ia menambahkan, produk sari ikan gabus juga menjadi salah satu layanan unggulan Catering Gizi RSUD R.T. Notopuro yang terus diperkenalkan kepada masyarakat melalui berbagai media informasi, termasuk media sosial Instagram rumah sakit, sebagai bagian dari upaya edukasi gizi.

Menutup sesi edukasi, dr. Prima kembali menegaskan bahwa seluruh rangkaian Hospital Tour dirancang agar anak-anak memperoleh pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus menambah wawasan mengenai dunia kesehatan.

“Hospital Tour bukan sekadar kunjungan ke rumah sakit, tetapi menjadi media edukasi untuk menanamkan perilaku hidup sehat sejak dini. Kami berharap pengalaman ini mampu menumbuhkan kepedulian terhadap kesehatan sekaligus menginspirasi anak-anak untuk mengenal lebih dekat dunia kesehatan, bahkan kelak bercita-cita menjadi tenaga kesehatan yang mengabdi kepada masyarakat,” katanya.

Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung sangat interaktif. Anak-anak tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar profesi dokter, psikolog, ahli gizi, manfaat makanan bergizi, hingga fungsi berbagai peralatan medis yang digunakan di rumah sakit.

Sebagai puncak kegiatan, seluruh peserta diajak mengikuti Hospital Tour dengan mengunjungi sejumlah instalasi pelayanan di RSUD R.T. Notopuro, di antaranya Instalasi Gizi, Pelayanan Kesehatan Gigi, serta layanan Psikologi.

Pada setiap stan, peserta memperoleh penjelasan langsung dari tenaga kesehatan mengenai fungsi layanan, peralatan medis yang digunakan, hingga proses pelayanan kepada pasien. Anak-anak juga berkesempatan melihat demonstrasi penggunaan mikroskop serta mengenal berbagai fasilitas penunjang pelayanan kesehatan yang selama ini hanya mereka lihat dari cerita atau tayangan di media.

Keceriaan terlihat sepanjang kegiatan. Dengan pendekatan edukatif yang menyenangkan, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga membangun keberanian untuk mengenal lingkungan rumah sakit secara lebih dekat.

Melalui penyelenggaraan Hospital Tour ini, RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya sebagai rumah sakit yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan kuratif, tetapi juga aktif menjalankan fungsi promotif, preventif, dan edukatif kepada masyarakat.

Momentum peringatan Hari Anak Nasional tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan literasi kesehatan sejak usia dini, menghilangkan stigma serta rasa takut anak terhadap rumah sakit, sekaligus mempererat hubungan antara rumah sakit, keluarga, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *