Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber, Gandeng LSWare Korea Selatan Dukung Transformasi Digital

banner 120x600
banner 336x280

Sidoarjo – News PATROLI.COM –

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus memperkuat fondasi transformasi digital dengan meningkatkan sistem keamanan siber (cyber security). Langkah tersebut mendapat dukungan dari perusahaan keamanan siber terkemuka asal Korea Selatan, LSWare Inc, yang siap berkolaborasi dalam memperkuat perlindungan sistem digital sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di lingkungan pemerintah daerah.

Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepakatan (MoU) antara Asosiasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) dengan LSWare Inc yang ditandatangani di Korea Selatan pada tahun lalu. Kesepakatan itu difokuskan pada penguatan keamanan siber serta peningkatan kompetensi aparatur pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan transformasi digital.

Sebagai implementasi kerja sama tersebut, Kabupaten Sidoarjo menjadi salah satu pemerintah daerah yang memperoleh kesempatan mengikuti program pelatihan keamanan siber secara langsung di Korea Selatan.

Komitmen tersebut semakin diperkuat melalui kunjungan Direktur LSWare Indonesia Kim Mansun bersama Direktur Eksekutif ASKOMPSI Edy Santoso ke Kabupaten Sidoarjo, Kamis (9/7/2026). Keduanya diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati, didampingi Asisten Administrasi Umum Setda Sidoarjo Benny Airlangga serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo Eri Sudewo di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo.

Dalam pertemuan tersebut, LSWare memaparkan berbagai solusi keamanan siber yang dikembangkan untuk melindungi sistem pemerintahan dari berbagai ancaman digital, mulai dari pengamanan server, manajemen akses istimewa (privileged access management), hingga sistem manajemen kerentanan (vulnerability management).

Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, menegaskan bahwa percepatan transformasi digital menjadi salah satu prioritas Pemkab Sidoarjo dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Namun, menurutnya, digitalisasi harus berjalan beriringan dengan penguatan sistem keamanan informasi agar layanan publik tetap aman, terpercaya, dan berkelanjutan.

“Pemkab Sidoarjo berkomitmen untuk terus mempercepat transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan. Namun di saat yang sama, kami juga menempatkan keamanan siber sebagai prioritas utama. Keamanan siber merupakan elemen penting dalam menjaga kerahasiaan, integritas, serta ketersediaan data pemerintah,” ujar Fenny.

Ia menjelaskan bahwa semakin luasnya pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan publik turut meningkatkan potensi ancaman terhadap sistem informasi pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan tata kelola keamanan siber secara menyeluruh agar risiko serangan digital dapat diminimalkan.

Menurutnya, insiden keamanan siber tidak hanya berpotensi mengganggu operasional pemerintahan, tetapi juga dapat menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital yang disediakan pemerintah daerah.

“Kepercayaan masyarakat merupakan aset yang sangat penting dalam transformasi digital. Karena itu, penguatan keamanan siber harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap pengembangan layanan digital. Kami berharap dukungan LSWare Inc dapat memperkuat tata kelola layanan digital di Kabupaten Sidoarjo sehingga semakin responsif terhadap berbagai potensi risiko serangan siber,” tegasnya.

Baca juga :  Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar Lakukan Sidak di Talun, Pastikan Kepatuhan Perusahaan dan Perlindungan Hak Pekerja

Fenny juga berharap kolaborasi tersebut tidak hanya menghasilkan peningkatan sistem keamanan teknologi, tetapi juga mampu memperkuat kompetensi SDM aparatur pemerintah dalam mengelola infrastruktur digital secara profesional sesuai standar keamanan internasional.

Sementara itu, Direktur LSWare Indonesia, Kim Mansun, menyampaikan bahwa LSWare merupakan perusahaan yang memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan solusi keamanan siber untuk sektor pemerintahan maupun industri.

Ia menjelaskan, berbagai teknologi yang dimiliki LSWare meliputi perlindungan server, pengelolaan hak akses pengguna dengan tingkat keamanan tinggi (privileged access management), hingga sistem deteksi dan pengelolaan kerentanan yang mampu membantu organisasi mengantisipasi berbagai ancaman siber.

Selain itu, LSWare juga telah menjalin kerja sama strategis dengan PT SUCOFINDO dalam pengembangan layanan keamanan digital di Indonesia.

“Kami telah memperoleh sertifikasi SecuMS dan OmniGuard dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Selain itu, kami terus menjalankan berbagai pedoman keamanan siber serta program kerja sama teknis untuk mendukung penguatan ekosistem digital di Indonesia,” jelas Kim Mansun.

Menurutnya, transformasi digital saat ini menjadi tren global yang juga terjadi di sektor pemerintahan. Berbagai layanan publik kini semakin bergantung pada sistem teknologi informasi untuk memberikan pelayanan yang cepat, efektif, dan efisien kepada masyarakat.

Namun di balik perkembangan tersebut, kata Kim, ancaman terhadap keamanan siber juga meningkat secara signifikan. Pemerintah daerah menjadi salah satu sektor yang perlu memperoleh perhatian khusus karena masih menghadapi berbagai tantangan dalam membangun sistem perlindungan digital yang kuat.

“Pemerintah daerah sering kali menghadapi keterbatasan baik dari sisi infrastruktur keamanan maupun ketersediaan tenaga ahli. Kondisi tersebut membuat mereka lebih rentan terhadap berbagai ancaman seperti ransomware, peretasan sistem, hingga kebocoran data,” ungkapnya.

Karena itu, LSWare berkomitmen mendukung pemerintah daerah melalui transfer teknologi, peningkatan kapasitas SDM, serta implementasi solusi keamanan siber yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah.

Kim Mansun berharap kerja sama dengan Pemkab Sidoarjo dapat menjadi awal dari kolaborasi jangka panjang dalam membangun ekosistem digital pemerintahan yang aman, tangguh, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

“Kami berharap momen ini menjadi awal dari kemitraan yang kuat antara LSWare dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih aman, tangguh, dan mampu menghadirkan layanan publik yang andal bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, ASKOMPSI, dan LSWare Inc, Pemkab Sidoarjo optimistis transformasi digital yang tengah dijalankan tidak hanya mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga menghadirkan sistem pemerintahan berbasis teknologi yang aman, adaptif, dan berdaya saing di tengah semakin kompleksnya tantangan keamanan siber global. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *