banner 700x256

Lapas Kelas IIA Sidoarjo Tingkatkan Kewaspadaan Penyakit Menular Melalui Sosialisasi Pencegahan Hantavirus

banner 120x600
banner 336x280

Sidoarjo – News PATROLI.COM –

Dalam upaya memperkuat budaya hidup bersih dan sehat sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Hantavirus, Selasa (9/6/2026), di Aula Kunjungan Lapas Kelas IIA Sidoarjo.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB hingga 14.30 WIB tersebut diikuti oleh petugas Klinik Lapas Kelas IIA Sidoarjo bersama 45 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Sosialisasi ini menjadi bagian dari langkah preventif dalam meningkatkan pemahaman mengenai risiko penyakit yang dapat ditularkan oleh hewan pengerat, khususnya tikus, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya pencegahan.

Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik) serta Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat). Dalam sambutannya, keduanya menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan hunian guna mencegah munculnya berbagai penyakit menular yang berpotensi mengganggu kesehatan warga binaan maupun petugas.

Materi sosialisasi disampaikan oleh dua dokter dari Klinik Lapas Kelas IIA Sidoarjo. Para peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai Hantavirus, mulai dari pengertian penyakit, mekanisme penularan, gejala klinis yang perlu diwaspadai, faktor-faktor risiko, hingga berbagai langkah pencegahan yang dapat diterapkan untuk meminimalisasi potensi penyebaran infeksi.

Baca juga :  Kematian Kades Buncitan Dipastikan Bunuh Diri, Polisi Ungkap Hasil Penyelidikan Menyeluruh

Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar pola hidup sehat, pengelolaan kebersihan lingkungan, serta strategi pencegahan penyakit menular di area hunian pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo, Disri Wulan Agus Tomo, menegaskan bahwa edukasi kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam program pembinaan dan perawatan warga binaan. Menurutnya, peningkatan pengetahuan mengenai penyakit menular menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan lapas yang sehat dan aman.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh petugas dan warga binaan semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Lapas Kelas IIA Sidoarjo akan terus mengoptimalkan berbagai upaya pencegahan penyakit menular melalui pengawasan dan pemantauan kebersihan lingkungan secara berkala, pengendalian populasi tikus dan vektor penyakit lainnya, pelaksanaan edukasi kesehatan secara berkelanjutan, serta monitoring dan evaluasi terhadap program kesehatan yang telah dijalankan.

Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya Lapas Kelas IIA Sidoarjo dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan kondusif, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan pemasyarakatan yang berkualitas bagi seluruh warga binaan maupun petugas. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *