banner 700x256

Lapas Kelas IIA Sidoarjo Bekali Warga Binaan Keterampilan Produksi Cover Paspor Bernilai Ekonomis

banner 120x600
banner 336x280

Sidoarjo – News PATROLI.COM –

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan melalui program pembinaan kemandirian yang berorientasi pada pengembangan keterampilan kerja. Salah satu program yang saat ini dijalankan adalah kegiatan produksi cover paspor yang dikerjakan langsung oleh warga binaan sebagai bekal kompetensi dan kemandirian setelah kembali ke tengah masyarakat, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di area kegiatan kerja Lapas Kelas IIA Sidoarjo dengan melibatkan warga binaan yang telah mengikuti pelatihan dan memiliki minat di bidang kerajinan tangan. Melalui program ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus membangun etos kerja yang baik melalui proses produksi yang terstruktur dan berstandar kualitas.

Dalam pelaksanaannya, warga binaan dibimbing secara bertahap mulai dari pemilihan bahan baku, proses pemotongan material, penjahitan, hingga tahap finishing. Setiap tahapan dilakukan dengan mengedepankan ketelitian, kreativitas, serta kualitas hasil kerja sehingga produk yang dihasilkan tidak hanya memiliki nilai guna, tetapi juga nilai ekonomis yang berpotensi bersaing di pasaran.

Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo Disri Wulan Agus Tomo menegaskan, bahwa program pembinaan kemandirian merupakan bagian integral dari sistem pemasyarakatan yang bertujuan membentuk warga binaan menjadi pribadi yang produktif, mandiri, dan siap berintegrasi kembali dengan lingkungan sosialnya.

Baca juga :  Apel Tactical Game Digelar, Polresta Sidoarjo Perkuat Pengamanan Pilkades Serentak 2026

“Melalui kegiatan kerja seperti pembuatan cover paspor ini, warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga belajar mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, serta etos kerja yang baik. Kami berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk membuka peluang usaha maupun memperoleh pekerjaan setelah mereka menyelesaikan masa pidananya,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi sarana positif bagi warga binaan untuk menyalurkan kreativitas sekaligus meningkatkan rasa percaya diri melalui karya yang memiliki manfaat nyata. Produk cover paspor yang dihasilkan hadir dengan desain menarik dan kualitas yang baik, sehingga memiliki peluang untuk dipasarkan kepada masyarakat luas sebagai produk hasil pembinaan pemasyarakatan.

Program pembinaan kemandirian tersebut menjadi bukti nyata bahwa proses pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan kepribadian, tetapi juga penguatan kompetensi dan keterampilan kerja. Dengan bekal kemampuan yang dimiliki, warga binaan diharapkan mampu membangun kehidupan yang lebih baik, mandiri, dan produktif setelah kembali menjadi bagian dari masyarakat.

Melalui berbagai program pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Kelas IIA Sidoarjo terus berupaya menghadirkan pembinaan yang humanis, edukatif, dan berdampak nyata dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan serta mewujudkan tujuan pemasyarakatan yang lebih optimal. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *