Jajaran Pengurus DPC PKB Kota Mojokerto Jalin Sinergitas dan Silaturahmi dengan PCNU Kota Mojokerto

Ketua DPC PKB Kota Mojokerto H. Junaedi Malik, SH, didampingi jajarannya saat menyampaikan sambutannya dihadapan Ketua PCNU Kota Mojokerto KH. Muh. Sodiqin Marzuqon
banner 120x600
banner 336x280

Mojokerto, News PATROLI.COM –

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB ) Kota Mojokerto periode 2026–2031 melakukan silaturahmi dengan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Mojokerto, KH. Moh. Sodiqin Marzuqon.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, membangun komunikasi yang harmonis, serta memperkuat sinergi antarelemen Nahdliyin dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, kebangsaan, dan pembangunan daerah dan juga untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi kelembagaan.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan hubungan historis antara PKB dan Nahdlatul Ulama (NU), sekaligus membangun sinergi dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan di Kota Mojokerto ini.

Rombongan DPC PKB Kota Mojokerto dipimpin langsung Ketua DPC PKB, Junaedi Malik, SE., Didampingi H. Hadi Prayitno, SH, Bendahara DPC yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto, bersama H. Masduki Sabil, S.Pdi, selaku Dewan Mutasyar DPC dan sejumlah pengurus lainnya.

Kedatangan rombongan DPC PKB Kota Mojokerto ini disambut Ketua PCNU Kota Mojokerto KH. Moh.Sodiqin Marzuqon Didampingi sejumlah pengurus lainnya.

Dalam audiensi tersebut, DPC PKB Kota Mojokerto Junaedi Malik menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik dengan NU sebagai bagian dari ikatan sejarah dan nilai-nilai perjuangan yang melatarbelakangi kelahiran PKB.

Hubungan PKB dan NU kata pria yang akrab disapa Gus Juned ini tidak hanya dipandang sebagai kedekatan historis, tetapi juga sebagai ikatan nilai yang perlu dirawat melalui komunikasi, penghormatan, dan kerja sama yang konstruktif. Semangat silaturahmi tersebut tercermin dalam filosofi hubungan anak dan orang tua, yang menggambarkan penghormatan PKB terhadap akar sejarah serta tradisi keagamaan yang menjadi bagian penting dalam perjalanan partai.

Para Pengurus DPC PKB Kota Mojokerto Poto bersama usai menerima Cindera mata Buku Tentang Riwayat KH. Zainal Alim Rois Syuriah pertama Nahdlatul Ulama di Mojokerto

Silaturahmi yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini, Selain mempererat hubungan kelembagaan, pertemuan tersebut juga menjadi ruang bertukar pandangan mengenai pentingnya kolaborasi dalam memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing.

Ketua DPC PKB Kota Mojokerto H. Junaedi Malik, SE menegaskan bahwa komunikasi yang berkesinambungan dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya keluarga besar Nahdliyin, merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

“Silaturahmi ini menjadi ikhtiar untuk memperkuat kebersamaan, menjaga persaudaraan, dan membangun komunikasi yang baik. Dengan semangat gotong royong dan moderasi, kami berharap sinergi yang terbangun mampu memberikan manfaat nyata bagi umat sekaligus mendukung kemajuan Kota Mojokerto,” ucap Gus Juned.

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Mojokerto, KH. Moh. Sodiqin Marzuqon, menyambut baik silaturahmi tersebut sebagai langkah positif dalam mempererat hubungan antar sesama warga Nahdliyin.

Menurutnya, komunikasi yang baik antar lembaga ini merupakan modal penting dalam menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah, sekaligus menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga menegaskan posisi dan fungsi masing-masing lembaga. Nahdlatul Ulama tetap menjalankan perannya sebagai organisasi kemasyarakatan keagamaan yang berfokus pada dakwah, pendidikan, pelayanan sosial, pemberdayaan umat, serta penguatan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah.

Di sisi lain, PKB menegaskan komitmennya menjalankan fungsi konstitusional sebagai partai politik yang memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui mekanisme demokrasi, kebijakan publik, dan proses politik yang santun, beretika, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Kedua pihak sepakat bahwa sinergi yang dibangun bukan untuk mencampurkan fungsi organisasi keagamaan dengan partai politik, melainkan sebagai bentuk komunikasi dan koordinasi agar program-program yang dijalankan dapat saling mendukung sesuai kewenangan masing-masing. Sinergi tersebut diharapkan menjadi penyeimbang antara program-program Nahdlatul Ulama dan Partai Kebangkitan Bangsa sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat tanpa menimbulkan tumpang tindih maupun kesalahpahaman dalam pelaksanaannya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga menyepakati sejumlah komitmen bersama. Komitmen itu meliputi penguatan silaturahmi sebagai fondasi membangun kebersamaan di kalangan warga Nahdliyin, peningkatan konsolidasi dan koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan sosial, keagamaan, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat.

Selain itu, DPC PKB Kota Mojokerto dan PCNU Kota Mojokerto sepakat menjaga komunikasi yang intensif guna menciptakan suasana yang kondusif, harmonis, dan saling menghormati peran serta fungsi masing-masing lembaga.

Kedua pihak juga berkomitmen mendorong kolaborasi dalam berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengaburkan fungsi dan kewenangan masing-masing organisasi. Dalam semangat kebangsaan, PKB dan PCNU Kota Mojokerto menegaskan komitmen untuk menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mengawal implementasi nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Di bidang kehidupan politik dan sosial kemasyarakatan, kedua lembaga juga sepakat mengedepankan praktik politik yang santun, beretika, demokratis, serta berorientasi pada kemaslahatan umat dan kepentingan masyarakat luas. Seluruh komitmen tersebut diharapkan menjadi landasan dalam membangun sinergi yang berkelanjutan sehingga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat persaudaraan sesama warga Nahdliyin di Kota Mojokerto.

Melalui semangat kebersamaan dan persaudaraan sesama warga Nahdliyin, DPC PKB Kota Mojokerto dan PCNU Kota Mojokerto berkomitmen untuk terus saling menguatkan, menjaga harmoni, serta menghadirkan berbagai program yang saling melengkapi demi terwujudnya kemaslahatan umat, kemajuan organisasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Silaturahmi tersebut diharapkan menjadi sinergi yang berkelanjutan antara DPC PKB Kota Mojokerto dan PCNU Kota Mojokerto. Dengan komunikasi yang terus terjalin serta saling menghormati peran masing-masing lembaga, kedua pihak optimistis dapat terus berkontribusi dalam memperkuat persatuan warga Nahdliyin, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta mendukung terwujudnya Kota Mojokerto yang religius, harmonis, maju, dan sejahtera.

Diakhir acara Silaturrahmi, Ketua PCNU Kota Mojokerto KH. Muh. Sodiqin Marzuqon memberikan cendera mata Buku Tentang Riwayat KH. Zainal Alim, yang merupakan Rois Syuriah Pertama Nahdatul Ulama di Mojokerto kepada Ketua DPC PKB Kota Mojokerto, Mustasyar dan Pengurus lainnya sebagai kenang-kenangan tanda pengikat silaturahmi. ( Ton )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *