Banyuwangi, News PATROLI.COM —
Program Optimalisasi Lahan (Oplah)/ non rawa yang berkaitan dengan penguatan sarana pengairan pertanian membawa harapan baru bagi petani di Desa Sumberberas Muncar Banyuwangi.
Dukungan sarana air melalui pembangunan/pemanfaatan sumur diharapkan dapat membantu petani memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian, terutama saat pasokan air irigasi terbatas seperti sekarang ini.
Bagi petani, ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan budidaya tanaman.
Pengairan yang memadai diharapkan mampu membantu petani mengatur masa tanam, mengurangi risiko kekurangan air, serta menjaga potensi hasil panen.
Program Oplah yang didukung Kementerian Pertanian tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian dan mendukung ketahanan pangan.
Keberadaan sarana pengairan yang berfungsi dengan baik diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi petani setempat.
Berdasarkan konfirmasi Ketua Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Sumber Mulyo, di lokasi Sumur Bor Desa Sumber Beras Muncar, hari Kamis, 29/10/2026, 08:45 pada News Patroli mengatakan : “Petani di wilayah Sumberberas Muncar, membutuhkan dukungan infrastruktur pertanian yang berkelanjutan agar kegiatan bercocok tanam dapat berjalan lebih baik.” Katanya tegas.
Sugianto menambahkan karena itu, pemanfaatan sumur untuk pengairan diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan air, tetapi juga mendukung peningkatan produktivitas pertanian.
Meski demikian, efektivitas program perlu dilihat dari kondisi nyata di lapangan, termasuk kapasitas sumber air, jangkauan lahan yang terlayani, biaya operasional, serta keberlanjutan pemeliharaan sarana.
Dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian diharapkan dapat dirasakan langsung oleh petani melalui akses air yang lebih memadai dan pengelolaan lahan yang lebih optimal. **IR Rogojampi










