Madiun, NewsPatroli.com
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjadi keynote speaker dalam Seminar Indonesia Maju yang diselenggarakan oleh Universitas Merdeka Madiun di Graha Samiarto Laksono Unmer Madiun. Minggu (06/02/2022).
Erick disambut oleh Rektor Universitas Merdeka Madiun Luluk Soelistyo beserta jajaran wakil rektor. Dalam kesempatan tersebut pula Bupati Madiun diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Soedjiono.
Dalam seminar tersebut Menteri BUMN Erick Thohir mengaku ingin membangunkan para pemuda. Erick ingin menyadarkan pentingnya peran pemuda di masa depan dalam pembangunan bangsa. Dirinya menjelaskan, Indonesia diprediksi bakal menjadi negara terbesar keempat di dunia secara ekonomi. Menurut dia, prediksi tersebut bukan mimpi jika kalangan muda mempersiapkan diri sejak dini.

“Ketika saya diundang di banyak universitas, saya senang sekali hadir. Tidak lain ingin membangunkan anak muda Indonesia dari tidur,” ujar Erick dalam seminar ‘Indonesia Maju’ di kampus Unmer Madiun.
Erick tidak ingin generasi muda menjadi generasi yang malas dan hanya rebahan. Hal tersebut juga ditegaskan agar pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya mengandalkan SDA saja namun harus berdasarkan economics knowledge based.
” Knowledge-based economy berarti perekonomian yang secara langsung didasarkan atas produksi, distribusi serta penggunaan pengetahuan,” jelasnya
Pada tahun 2030 Indonesia disampaikan oleh Erick membutuhkan sekitar 17 juta tenaga kerja di dunia global. Untuk hal tersebut, ia mengajak anak muda harus mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan dunia kerja masa depan
” Tantangan saat ini adalah mengatasi disrupsi yang terjadi seperti pasar global , disrupsi digital, ketahanan kesehatan. BUMN mendorong talenta muda dan talenta perempuan berkarya bersama membangun Indonesia,”
Sementara itu, Rektor Universitas Merdeka Madiun Luluk Soelistyo mengatakan Unmer Madiun yang memiliki slogan Bhirawa Anoraga terus berkomitmen mendidik bangsa dengan memberikan pendidikan yang terbaik termasuk dengan mendukung program pemerintah dengan merdeka belajar nya.
Kegiatan seminar tersebut tidak hanya dihadri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten dan Kota Madiun saja namun juga mahasiswa Unmer Madiun dan kampus di lingkungan Kota Madiun serta siswa SLTA. ( but/marsd)










