Lamongan, Newspatroli.com
Di tengah Pandemi Covid-19, berdampak pada semua sendi kehidupan, utamanya untuk masyarakat bawah.
Mendapati kondisi itu, TNI merasa perlu memberdayakan masyarakat mandiri dan sejahtera dengan memberikan pemahaman peningkatan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan dengan memberdayakan potensi wilayah masing-masing.
Untuk kepentingan tersebut, Kodim 0812 Lamongan menyelenggarakan bakti kemandirian masyarakat bertema Peran TNI AD Wujudkan Masyarakat yang Mandiri dan Sejahtera di Aula Kadet Suwoko Makodim 0812 Lamongan, Senin (27/9/2021)
“Ini untuk membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono.
Caranya adalah, kata Sidik, melalui peningkatan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan dengan memberdayakan potensi wilayah. Sehingga masyarakat menjadi lebih mandiri dan memiliki peluang untuk meningkatkan taraf hidupnya sendiri guna mewujudkan sasaran pembinaan teritorial.
Sementara itu, materi yang diberikan ada penyuluhan bakti kemandirian masyarakat di antaranya, sosialisasi dan pengembangan UMKM bagi masyarakat.
Sementara prajurit TNI AD khususnya Babinsa Kodim 0812 Lamongan yang turut dilibatkan diacara ini harus memberikan pendampingan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat selama masa pandemi Covid -19 dan masa yang akan datang.
“Setiap Babinsa di desa masing-masing harus mendukung upaya setiap warga untuk menggali potensi wilayahnya demi meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat lebih kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan semua sumber daya yang ada, agar berkembang serta dapat membantu proses kemajuan desa.
Dan pada akhirnya kembali untuk kemakmuran warga. Perlu mengembangkan inovasi dan memperluas wawasan untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
Setiap desa ada banyak potensi yang berbeda dengan desa lain, bahkan juga ada kesamaannya.
“Nah, yang sama perlu ada kolaborasi, sementara yang beda juga perlu dikembangan dengan memaksimalkan kemampuan. Ada banyak potensi di desa,” ujar Sidik.
Anak muda, lanjutnya, perlu juga melibatkan diri dalam rangka mengembangkan perekonomian masyarakat desa. (Msr/Har)










