banner 700x256

Sosialiasi SPMB Disambut Antusias Wali Murid SMPN Mayang 1

Sosialiasi SPMB Disambut Antusias Wali Murid SMPN Mayang 1
banner 120x600
banner 336x280

Jember – News PATROLI.COM –

SMPN mayang 01 memberikan giat informasi SPMB (sistem penerimaan murid baru) tahun ajaran 2025/2026 di aula SMPN mayang 1  Kegiatan ini menjadi langkah strategis awal dalam menyukseskan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru secara tertib, profesional, dan berpihak pada masa depan pendidikan anak-anak di kecamatan mayang, Senin 23 Juni 2025.

Dalam SPMB nanti terdapat empat jalur. Yakni, jalur domisili, afirmasi, mutasi, dan jalur prestasi. Jalur domisili ini merupakan penyesuaian dari sistem zonasi. Namun, ada beberapa modifikasi sesuai dengan kondisi daerah masing-masing. Jalur prestasi mencakup akademik dan non akademik termasuk olahraga, seni, dan kepemimpinan. Kemudian untuk jalur afirmasi ditujukan bagi penyandang disabilitas dan murid dari keluarga kurang mampu. Terakhir, jalur mutasi diperuntukkan bagi murid yang orang tuanya mengalami perpindahan tugas, termasuk anak dari guru yang mengajar di sekolah tertentu.

Kepala sekolah SMPN mayang 1 (Rusmiatiningsih S.Pd.M.M menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap anak bangsa. SMPN mayang 01 berkomitmen untuk terus meningkatkan akses, kualitas, dan pemerataan pendidikan di seluruh wilayah.

Baca juga :  Pemerintah Desa Lojejer kembali Gelar Culture Village Nusantara ke-III

“SPMB tahun 2025 dirancang berdasarkan prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, dan tanpa diskriminasi. Harapannya, semua anak memiliki kesempatan yang adil untuk mengakses pendidikan berkualitas di sekolah negeri, baik melalui jalur zonasi, prestasi, maupun lainnya,” jelas Rusmiatiningsih di Aula SMPN mayang 1 (23/6/2025).

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara semua pihak antara lain sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah. Untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan lancar dan sesuai ketentuan.
Lebih lanjut, Kepala sekolah SMPN mayang 1 menyoroti peran teknologi dalam mendukung proses seleksi peserta didik baru. Dengan sistem berbasis digital, diharapkan proses penerimaan berlangsung lebih efisien, cepat, dan dapat meminimalkan praktik tidak transparan.

“Melalui kegiatan ini, mari kita kawal bersama agar proses penerimaan murid baru tahun ini berjalan dengan jujur, adil, dan memberikan kesempatan terbaik bagi anak-anak kita sebagai generasi penerus daerah,” ujarnya menutup sambutan.(Ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *