Terapi Rendam Pasir di Pantai Puger, Dipercaya Warga Setempat Mampu Sembuhkan Penyakit

banner 120x600
banner 336x280

Jember – PATROLI.COM –

Jika Anda terbiasa berwisata ke pantai untuk sekadar menikmati pemandangan atau bermain air, berbeda halnya dengan warga di sejumlah pesisir pantai Puger, Jember, Jawa Timur.

Hal ini bukan fenomena layaknya Orang Holiday toris berjemur di pantai Bali, namun mereka mendatangi sekitar perumahan nelayan di Desa Puger Kulon, khusus untuk melakukan terapi kesehatan ekstrem, yakni mengubur diri di dalam pasir.

Tradisi yang dikenal sebagai terapi pendam pasir ini diyakini mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit fisik, mulai dari stroke, kolesterol, asam urat, Diabetes hingga rematik.

Penderita meyakini terapi tersebut bisa membantu penyembuhan dengan melakukan terapi rutin setiap hari dari pukul 08.00 wib hingga pukul 11.00 wib dengan cara mengubur Anggota tubuh dari kaki hingga Leher.

Dan setiap harinya dipadati oleh warga bukan untuk berenang, melainkan untuk menjalani terapi pasir atau terapi pendam bahkan warga dari luar Kecamatan Puger dan luar Kabupaten Jember sengaja datang ke lokasi tersebut guna terapi melumuri seluruh tubuh mereka kecuali bagian kepala dengan pasir pantai yang menghangat akibat paparan sinar matahari.

Baca juga :  Nelayan Payangan Watu Ulo Laksanakan dan Jaga Tradisi Sakral Petik Laut Setiap Sasi Suro Tiba

“Saya datang setiap hari datang disini mas, untuk terapi mulai pukul delapan pagi Sampek pukul sebelas siang,” kata Asmuni, Salah warga Puger penderita Stroke selama kurang lebih 2 tahun.

Asmuni mengatakan, Terapi alami ini dipercaya menjadi obat alternatif yang ampuh. Sensasi hangat dari pasir dinilai mampu melancarkan peredaran darah, meredakan nyeri sendi, hingga membantu pemulihan bagi penderita.

“Semenjak saya melakukan rutin setiap hari terapi ini, Alhamdulillah awalnya saya datang digendong keluarga, sekarang saya sudah bisa berjalan dan tangan kanan mulai bisa saya angkat dan awalnya kepala saya sakit ditolehkan ke arah kanan sekarang sudah enak dan gak sakit lagi mas,” terangnya.

Ia juga menyampaikan, dirinya sudah berobat kemana-mana dan menghabisi biaya yang tidak sedikit sampai sampai satu Unit mobinyal seharga ratusan juta terjual untuk berobat, ditempat itu Asmuni merasa banyak kemajuan atas penyakit yang dideritanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *