banner 700x256

Perkuat Sinergi Penanganan Narkoba, Direktur YPP Al Kholiqi Kunjungi BNNK Mojokerto

Perkuat Sinergi Penanganan Narkoba, Direktur YPP Al Kholiqi Kunjungi BNNK Mojokerto
banner 120x600
banner 336x280

Mojokerto – News PATROLI.COM –

Dalam upaya memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menangani tingginya angka penyalahgunaan narkoba di Jawa Timur, Direktur Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Al Kholiqi Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Syayyid Abdullah, S.Hi., melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mojokerto, Rabu (23/07/2025).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala BNNK Mojokerto, Agus Sutanto, S.E., M.Si., beserta jajaran. Dalam pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan, kedua belah pihak membahas potensi kerja sama dalam pencegahan, penanganan, serta rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba, khususnya di wilayah Mojokerto dan Jombang.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari Direktur beserta stafnya. Harapan kami, kolaborasi ini bisa menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas dari narkoba,” ujar Agus Sutanto.

Perkuat Sinergi Penanganan Narkoba, Direktur YPP Al Kholiqi Kunjungi BNNK Mojokerto

Ia juga menegaskan kesiapan BNNK Mojokerto dalam mendukung program-program rehabilitasi dan reintegrasi sosial, khususnya bagi para pecandu yang membutuhkan pendampingan secara komprehensif.

Baca juga :  Jelang SPMB 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto Gelar Sosialisasi Pedoman Teknis

Senada dengan hal tersebut, Syayyid Abdullah menekankan pentingnya kemitraan strategis antar lembaga sebagai kunci keberhasilan dalam menangani persoalan narkotika di lapangan.

“Kami berharap kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat dengan BNNK Mojokerto, terutama dalam mendampingi klien kami agar mendapatkan layanan rehabilitasi yang layak dan berkelanjutan,” tutur Syayyid.

Sebagai penutup kegiatan, dilakukan sesi foto bersama serta penyerahan piagam kehormatan dari YPP Al Kholiqi kepada BNNK Mojokerto. Piagam tersebut menjadi simbol komitmen kedua pihak dalam mempererat kerja sama untuk memerangi penyalahgunaan narkoba serta memberikan harapan baru bagi para korban agar dapat kembali pulih dan produktif di masyarakat.

Kunjungan ini diharapkan menjadi tonggak awal terbentuknya sinergi yang lebih luas dan berkelanjutan dalam upaya penanggulangan narkoba di Jawa Timur. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *