Jember – News PATROLI.COM –
Sabtu, 08/08/2026 sekira pukul 19.00 wib, telah terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan ( Karhutla) dilokasi Gunung Watangan, titik kebakaran tepat di Petak 3G-1 dengan luas baku 9,29 Ha jenis tanaman pohon Jati yang terletak diwilayah RPH Puger BKPH Wuluhan dan masuk wilayah administrasi Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Kebakaran tersebut diketahui oleh petugas saat lakukan Patroli rutin dengan kronologis kejadian, Bahwa pada saat patroli rutin KRPH Puger dan jajaran mengetahui adanya Karhutla di petak 3 G-1 selanjutnya menghubungi personel Perhutani lainnya dan instansi tekait serta Tokoh masyarakat, minta bantuan untuk mengerahkan warga masyarakat agar ikut serta melakukan pemadaman api di lokasi tersebut. Bersama sama melakukan pemadaman api dengan menggunakan alat manual berupa Gepyok, Ranting, Garuk dan Sabit karena Medan yang sulit di jangkau.
Penyebab Kebakaran diduga oleh orang yang tidak bertanggung jawab, menyebabkan lahan seluas kurang lebih 6,5 Ha yang dipenuhi ranting dan daun kering dilalap si jago merah. Dalam insiden kebakaran tersebut kerugian masih ditaksir pihak terkait dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut hingga berita ini diturunkan. Dengan peralatan manual dan Medan yang cukup extrim Tim Gabungan yang terdiri dari Perhutani KRPH Puger, Perhutani BKPH Wuluhan, Polsek Wuluhan, Koramil Wuluhan, BPBD Jember, Pemerintah Desa Lojejer serta dibantu oleh masyarakat sempat kesulitan memadamkan api, dengan perjuangan yang cukup melelahkan akhirnya api berhasil dipadamkan kurang lebih pada pukul 22.00 wib.
Eko Tirto. W. Selaku Kepala Resort Pemangku Hutan KRPH Puger saat dikonfirmasi via ponselnya oleh jurnalis News. Patroli Mengatakan. “Terima kasih kepada seluruh personel BPBD, pemadam kebakaran, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat yang telah bekerja sama dalam upaya pemadaman kebakaran di wilayah kami dan Sinergi di lapangan menjadi faktor penting sehingga kebakaran dapat segera dikendalikan dan berhasil dipadam, meski kita sangat kesulitan menjangkau karena Medan yang cukup extrim ke titik lokasi kebakaran, Sekali lagi saya sangat-sangat berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan memadamkan Karhutla diwilayah kami ini,” singkatnya.
Eko Tirto. W., mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terutama pada musim kemarau tiba. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran saat membersihkan lahan maupun membakar sampah di area terbuka karena dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan.










