Merajut Kesehatan dan Kebersamaan, Suksesnya Ajang Run IDI Run Menuju Agenda Resmi Kabupaten Sumenep

banner 120x600
banner 336x280

Sumenep – News PATROLI.COM –

Stadion Ahmad Yani, Sumenep, mendadak berubah menjadi lautan semangat pada akhir pekan ini. Lebih dari 1.000 peserta tumpah ruah memadati area stadion guna ambil bagian dalam ajang Run IDI Run yang diselenggarakan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sumenep.

Kegiatan ini sukses memadukan esensi olahraga dan edukasi kesehatan, bertransformasi menjadi sebuah gerakan masif untuk mengampanyekan pentingnya pola hidup sehat di tengah masyarakat Bumi Sumekar.

Kemeriahan acara ini semakin istimewa dengan kehadiran Ketua IDI Sumenep beserta jajaran pengurus, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para tamu undangan terkemuka yang turut berbaris di garis depan bersama masyarakat.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., hadir langsung dan menyampaikan apresiasi mendalam atas animo publik yang luar biasa. Menurutnya, inisiatif seperti Run IDI Run adalah instrumen efektif untuk membangkitkan kesadaran kolektif agar masyarakat lebih aktif bergerak dan menjaga kebugaran jasmani.

“Run IDI Run menjadi kegiatan positif untuk mengajak masyarakat bergerak, berolahraga, dan membangun kebiasaan hidup sehat,” ungkap Bupati Fauzi di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut, Bupati berharap energi positif dari ajang ini tidak sekadar menjadi euforia sesaat, melainkan mampu bertransformasi menjadi gaya hidup berkelanjutan yang melekat dalam rutinitas harian masyarakat Sumenep.

Baca juga :  Harkopnas ke-79 Bupati Achmad Fauzi Melalui Digitalisasi Dorong 333 Koperasi Merah Putih

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., turut menyoroti skala partisipasi yang menembus angka seribu peserta. Besarnya antusiasme ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa masyarakat memiliki kepedulian tinggi terhadap kesehatan.

Melihat potensi besar tersebut, Wakil Bupati mengusulkan agar ajang ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Daerah agar bisa dikurasi menjadi agenda resmi kabupaten ke depannya.

“Run IDI Run ini diikuti lebih dari 1.000 peserta. Ini perlu mendapat perhatian Pemda agar ke depan bisa masuk dalam event Kabupaten Sumenep,” ujar KH. Imam Hasyim.

Ia menambahkan, di luar aspek kebugaran fisik, kegiatan berbasis komunitas semacam ini memiliki daya rekat sosial yang kuat, mempererat tali silaturahmi, dan memperkokoh kebersamaan antar warga.

Kesuksesan Run IDI Run membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektor antara tenaga medis melalui IDI, jajaran birokrasi pemerintah, dan masyarakat luas mampu menciptakan gerakan sosial yang berdampak nyata.

Melalui langkah awal di Stadion Ahmad Yani ini, budaya hidup sehat di Kabupaten Sumenep diharapkan terus tumbuh subur, melahirkan generasi yang tidak hanya aktif secara fisik, tetapi juga produktif dalam membangun daerah.
(Hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *