Medan – NewsPATROLI.COM –
Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) menegaskan langkah cepatnya dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif di daerah melalui pengukuhan DPW Gekrafs Sumatera Utara dan pelantikan DPC se-Sumut periode 2026–2029. Kegiatan yang digelar Rabu (22/04/2026) di The White Venue ini menjadi titik awal gerakan yang lebih terarah dan berdampak.
Acara ini tidak sekedar seremonial, melainkan penanda dimulainya akselerasi program kerja Gekrafs di Sumut. Dengan mengusung semangat kolaborasi, organisasi ini bertekad membangun ekosistem ekonomi kreatif yang kuat, produktif, dan mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, H Surya, Wakil Bupati Pakpak Bharat, Dr. H. Mutsyuhito Solin, M.Pd, Anggota DPRD Kota Medan, Tia Ayu Anggraini, S.Kom., M.H., serta sejumlah tokoh nasional, termasuk Ade Jona Prasetyo, S.H., M.H., M.M., yang merupakan Wakil Ketua Dewan Penyantun DPP Gekrasfs sekaligus menjabat sebagai Anggota DPR RI dan jajaran pengurus Gekrafs dari pusat hingga daerah.
Dalam struktur kepengurusan yang baru, Fadhullah resmi dipercaya memimpin DPW Gekrafs Sumut. Ia menegaskan bahwa kepengurusan kali ini harus bergerak cepat dengan program yang nyata dan terukur.
“Pengukuhan ini adalah awal dari kerja besar. Gekrafs Sumut harus menjadi wadah kolaborasi sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif di daerah,” ujarnya.
Fadhullah menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari komunitas, pelaku usaha, hingga pemerintah. Menurutnya, kekuatan ekonomi kreatif akan lahir dari kolaborasi yang solid dan berkelanjutan.
“Kita harus saling terhubung dan saling menguatkan. Dari kolaborasi itulah akan muncul inovasi, peluang usaha, dan penciptaan lapangan kerja baru,” tambahnya.
Sementara itu, Wagubsu H Surya menyampaikan bahwa sektor ekonomi kreatif kini memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah, kata dia, siap memberikan dukungan agar pelaku usaha kreatif semakin berkembang.
“Ekonomi kreatif bukan lagi sektor pendukung, tetapi sudah menjadi kekuatan utama. Pemerintah akan terus hadir untuk memperluas akses dan peluang bagi para pelaku usaha,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa kreativitas harus dibarengi dengan inovasi agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Tanpa inovasi, kreativitas akan tertinggal. Karena itu, pelaku ekonomi kreatif harus terus beradaptasi dan berkembang,” tegasnya.
Pengukuhan DPW dan pelantikan DPC Gekrafs se Sumut ini menjadi sinyal kuat bahwa organisasi tersebut siap mengambil peran lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Sumatera Utara.
Dengan kepengurusan yang baru, Gekrafs Sumut diharapkan mampu menghadirkan program-program konkret berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus menjadi penggerak utama dalam mengangkat potensi ekonomi kreatif daerah ke level lebih tinggi.
(RP)










