Kota Blitar, NewsPATROLI.COM –
Kecamatan Sananwetan Kota Blitar menggelar acara pisah sambut pejabat struktural di lingkungan Kecamatan Sananwetan tahun 2026. Acara berlangsung sederhana namun penuh kehangatan di Aula Pendopo Kecamatan Sananwetan, dihadiri oleh Forkopimcam, para Lurah se‑Kecamatan Sananwetan, Kepala UPT Puskesmas Sananwetan, serta ASN terkait.
Dalam sambutannya, Camat Sananwetan Purwanto menyampaikan harapan besar kepada pejabat yang baru datang agar segera melakukan orientasi menyeluruh terhadap lingkungan kerja, tugas, dan masyarakat setempat untuk beradaptasi secepat mungkin.
“Untuk yang datang, saya berharap pertama segera melakukan orientasi terhadap lingkungannya, tempat kerjanya, dan masyarakatnya, serta beradaptasi. Mudah‑mudahan karena ini di akhir penghujung pelaksanaan APBD tahun anggaran, maka harus berpacu dengan waktu, jadi harus improve supaya adaptasinya nanti bisa sama dengan harapan target pemerintah penyelesaian pelanggaran di akhir tahun ini,” ujar Purwanto.
Kepada tujuh pejabat yang berpindah dari jabatan sebelumnya, Camat menyampaikan ucapan terima kasih mendalam atas dedikasi selama bertugas.
“Kalau untuk yang pindah, sebelum berharap saya menyampaikan terima kasih atas dedikasinya selama ini. Saya berpikir memberikan penilaian baik itu kurang. Jadi menurut saya kinerja mereka sangat baik. Saya berharap mereka tetap terus mempertahankan kinerjanya selama ini, sekaligus sambil belajar untuk terus berkembang dan menjaga sikap‑sikap yang mungkin selama di lingkungan Kecamatan ini masih belum sempurna. Sebab itu nanti di tempat baru, karena kita juga masih muda‑muda, mereka masih banyak kesempatan untuk belajar dan memperbaiki segala sesuatu sehingga suatu saat nanti ketika mereka bekerja di manapun juga berada itu bisa jauh lebih baik daripada ketika hari ini di kejamanan kami,” tambahnya.
Acara dilanjutkan dengan makan bersama serta pembagian tali asih sebagai tanda kebersamaan antar seluruh unsur di Kecamatan Sananwetan. Momentum pisah sambut ini bukan sekadar serah terima jabatan, melainkan pengingat bahwa pelayanan kepada masyarakat harus terus terjaga meskipun terjadi perubahan personel di tengah periode pelaksanaan APBD. (tri)















