Jember – News PATROLI.COM. –
Ratusan pohon kerdil dengan nilai seni yang tinggi memenuhi area Pameran dan Kontes Bonsai Lokal yang resmi diselenggarakan oleh Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Jember.
Acara yang menjadi daya tarik utama bagi para pencinta tanaman hias ini menampilkan deretan bonsai terbaik dari berbagai jenis dan ukuran.
Ketua PPBI Cabang Jember, Srihana, menyatakan bahwa kompetisi ini digelar untuk mewadahi kreativitas para seniman bonsai lokal sekaligus mendongkrak ekonomi kreatif di sektor hortikultura.
“Kami ingin menunjukkan bahwa bonsai bukan sekadar tanaman di dalam pot, melainkan sebuah karya seni hidup yang membutuhkan kesabaran dan keahlian tinggi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Srihana menyampaikan bahwa kontes tahun ini dibagi ke dalam 4 kategori, mulai dari kelas Matang Medium Up, kelas Matang Small, kelas Bahan Medium Up, hingga kelas Bahan Small. “Pameran dan Kontes Bonsai lokal terbuka yang kami adakan pada tahun ini terbagi dalam 4 kategori, yaitu kelas Matang Medium Up, kelas Matang Small, kelas Bahan Medium Up, dan kelas Bahan Small,” imbuh Srihana selaku Ketua PPBI Cabang Jember.
Pameran dan kontes bonsai yang bertempat di depan Gedung Serbaguna Kabupaten Jember, Jawa Timur, ini dihadiri langsung oleh Tim Juri Nasional yang menilai bonsai setiap peserta secara ketat berdasarkan berbagai kriteria.
Pihak panitia juga menyediakan berbagai hadiah doorprize bagi para peserta yang mengikuti gelaran pameran dan kontes bonsai lokal terbuka tersebut. “Kami dari panitia pameran dan kontes bonsai terbuka tingkat lokal menyediakan hadiah doorprize, yakni 1 unit sepeda listrik dan berbagai macam alat bonsai bagi para peserta. Penilaian dilakukan secara teliti dan ketat langsung oleh Tim Juri Nasional. Acara pameran dan kontes bonsai terbuka tingkat lokal tahun ini kami gelar di halaman Gedung Serbaguna Jember dan diikuti oleh peserta dari luar Kabupaten Jember, meliputi Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Probolinggo, hingga Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, pameran ini turut menjadi pusat perputaran ekonomi. Beberapa bonsai yang dipamerkan diketahui memiliki nilai jual yang fantastis, mulai dari jutaan hingga puluhan juta rupiah.
Panitia juga menyediakan bursa penjualan bibit serta perlengkapan bonsai bagi pengunjung yang ingin mulai belajar.
Pameran dan Kontes Bonsai Lokal ini akan berlangsung hingga akhir pekan nanti. Bagi masyarakat yang ingin menikmati keindahan seni mengerdilkan pohon ini, pameran terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. (Saiful Hadi)










