Sambut Harkopnas ke-79, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto Gelar Seminar Sehari

Kadis Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto H. Abdulloh Muhtar, MM, saat memberikan arahan pada acara Seminar Harkopnas ke-79
banner 120x600
banner 336x280

Mojokerto, News PATROLI.COM –

Dalam rangkaian memperingati Hari Koperasi Nasional ( Harkopnas) ke – 79 tahun 2026 ini, Dinas noKoperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto mengelar Seminar Hari Koperasi Nasional yang digelar di Pendopo Graha Maja Tama, Selasa (21/7/2026), yang dihadiri oleh Bupati Mojokerto Dr Muhammad Al-Barra yang akrab disapa Gus Barra tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto, H. Abdulloh Muhtar, S.Sos, MM melaporkan bahwa Seminar Hari Koperasi Nasional ke-79 diikuti sekitar 500 peserta. Mereka terdiri atas pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP), koperasi wanita, koperasi pegawai, serta berbagai jenis koperasi lainnya di Kabupaten Mojokerto.

Dijelaskan oleh Kadis Koperasi Abdulloh Muhtar, bahwasanya perkembangan positif KDKMP di Kabupaten Mojokerto hingga pertengahan tahun 2026, sebanyak 94 persen koperasi telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025. RAT merupakan forum tertinggi dalam koperasi yang menjadi wadah pertanggungjawaban pengurus, pembahasan laporan keuangan, sekaligus penyusunan program kerja ke depan.

“Meski masih ada beberapa koperasi yang aktivitas usahanya belum optimal, namun hampir seluruh KDKMP telah memenuhi kewajiban melaksanakan RAT sesuai ketentuan yang berlaku. Saat ini capaiannya sudah mencapai 94 persen,” ucap Abdulloh Muhtar.

Sebelum Seminar digelar, Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro juga memberikan penghargaan kepada 12 koperasi berprestasi pada peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Gus Barra menegaskan bahwa koperasi memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Menurutnya, Kabupaten Mojokerto memiliki potensi besar yang harus dikelola secara optimal, mulai dari sektor pertanian, usaha mikro, industri, hingga pariwisata.

Baca juga :  Tangis Haru Iringi Pelepasan 618 Calon Jamaah Haji Sampang, Bupati Aba Idi Doakan Jadi Haji Mabrur

“Seluruh potensi tersebut harus mampu diolah menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan nilai tambah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Gus Barra menjelaskan, penguatan koperasi menjadi bagian dari visi pembangunan daerah yang tertuang dalam misi ketiga Catur Abhipraya Mubarok, yakni membangun kemandirian ekonomi melalui pengembangan koperasi, usaha mikro, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) yang berbasis pemberdayaan masyarakat.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Mojokerto akan memfokuskan pengembangan koperasi pada tiga strategi utama, yaitu inovasi usaha, transformasi digital, dan kolaborasi lintas sektor.

Pada aspek inovasi, koperasi didorong untuk terus mengembangkan produk yang memiliki nilai tambah melalui proses hilirisasi agar mampu bersaing di pasar. Sementara pada bidang digitalisasi, pemerintah berharap tata kelola koperasi menjadi lebih modern, transparan, dan akuntabel sehingga meningkatkan kepercayaan para anggota maupun masyarakat.

Selain itu, Gus Barra juga mengajak seluruh pengelola koperasi memperluas kerja sama dengan berbagai pihak. Menurutnya, kolaborasi akan membuka peluang yang lebih besar dalam akses permodalan, pemasaran, peningkatan kualitas produk, hingga lahirnya berbagai inovasi baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Di akhir sambutannya, Bupati Gus Barra menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan koperasi, pelaku UMKM, akademisi, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan yang selama ini berkontribusi dalam memajukan gerakan koperasi di Kabupaten Mojokerto. ( Rin )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *