banner 700x256

Perhutani dan Dinas LH Magetan Cek Pohon Beringin yang ditanam Bupati

banner 120x600
banner 336x280

Magetan, Newspatroli.com

Perhutani KPH Lawu Ds bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Magetan Saif Muchlisun melakukan pengecekan tanaman pohon di lereng Gunung Lawu berupa pohon beringin yang di tanam Bupati Magetan 5 bulan yang lalu di Desa Getasanyar, Kecamatan Plaosan di petak 68b, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sarangan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Selatan, Kabupaten Magetan, Kamis(12/04).

Kunjungan Kadis LH Saif Muchlisun beserta jajarannya ke lokasi tanaman beringin di petak 68b bersama Perhutani untuk memastikan bahwa tanaman yang di tanam Bupati Magetan Supranoto benar tumbuh subur dan bisa menjadi koleksi tumbuhan di lereng Gunung Lawu.

Pohon Beringin (Picus Benjamina) di tanam bupati Magetan dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) Tahun 2021 dan peresmian program “Gotong Royong Rehabilitasi dan Penghijauan Magetan” (GR-RPM).

Administratur KPH Lawu Ds, Loesy Triana saat di hubungi mengatakan, bahwa Perhutani siap mendukung penuh program Kabupaten Magetan dalam menghijaukan Magetan khususnya di kawasan lereng Gunung Lawu dan siap menjaga tanaman beringin sampai tumbuh besar.

“Saya berharap kedepan bisa ada kegiatan bersama Pemkab Magetan untuk menanam bersama lagi. Semoga pohon beringin yang ada di lereng Gunung Lawu bisa menjadi menambah koleksi tanaman langka penyangga sumber mata air,” kata Loesy.

“Selain menanam tanaman kehutanan kami juga akan menanam jenis MPTS (Multy Purpose Tree Species) seperti sukun, jambu air, jambu biji, mangga, alpukat dan trembesi dan rumput vertiver dilahan hutan yang masih ada lerng Gunung Lawu,” ujar beliau.

Sementara itu Kadis LH Saif Muchlisun mengucapkan terimakasih kepada Perhutani beserta jajarannya dan seluruh elemen masyarakat yang telah ikut merawat tanaman beringin yang ditanam Bupati dilahan hutan Perhutani. Menurutnya, menanam pohon adalah menjaga ekosistem alam untuk generasi mendatang.

“Kita berharap kedepan tanaman ini untuk anak cucu kita, sekaligus mengingatkan bahwa kita harus mencintai ekosistem. Karena persoalan lingkungan adalah masalah yang berat, dan harus segera dilakukan penanganannya juga semoga bisa menjadi resapan sumber mata air,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kadis Lh beserta staf, Masyarakat penggarap lahan dan Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Selatan. (Marsudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *