Jember – News PATROLI.COM –
Warga dusun kepel dikejutkan adanya kebakaran yang meluluh lantakan rumah Mbah Rikah (76) sekitar pukul 02.45 WIB warga dusun kepel RT 07/RW 08 desa Lojejer kecamatan Wuluhan kabupaten Jember diduga akibat arus pendek listrik. Senin (20/3/2023).
Kades Lojejer Mohammad Sholeh pada newspatroli.com mengatakan dengan adanya kejadian dirumah mbah aripah sekitar pukul 2.45 wib mengalami kerugian kisaran Rp. 10 . 000.000 (sepuluh juta rupiah).
Sholeh menyampaikan Korban saat kejadian kebetulan tidur dirumah anaknya sehingga saat kejadian tidak ada yang tau , Taunya listrik padam dan warga sekitar teriak teriak minta tolong karena api sudah melalap rumah Mbah Rikah alhamdulillah tidak ada korban jiwa.” tutur kades sholeh.
“Hasil dugaan sementara akibat kelalain atau akibat arus pendek listrik. Petugas masih terus melakukan investigasi untuk memastikan penyebab kebakaran” ungkapnya.

Kami bersama pemerintahan desa bhabinkamtibmas dan babinsa berkoordinasi dan nantinya secara bersama sama akan membantu untuk membersihkan puing puing sisa kebakaran dan nanti akan dibangun kembali seperti semula” jelas Sholeh.
” Kita akan memberikan pemahaman kepada keluarga korban agar tidak trauma kita akan membantu sepenuhnya apa yang menjadi kebutuhan pokok atau kebutuhan lain kepada mbah Rikah. Untuk biaya merehap kami yang akan tanggung. ” tegas Kades Mohammad Sholeh.
Agar supaya kedepan warga kami jangan sampai terjadi atau terulang kembali kejadian kebakaran seperti ini untuk itu kami memberikan edukasi untuk bisa menjaga rumah dan lingkungan masing masing sehingga bila ada permasalahan untuk mengatasi kebakaran kita terus mendekat pada masyarakat dengan cara persuasif.” Pungkasnya.

Sementara anak Mbah Rikah,Susmini menceritakan kejadian tersebut tidak ada yang tau semua lagi lelep tidur namun sekita pukul 2.45 wib lampu padam dan warga sudah rame berteriak kebakaran kebakaran. ” Tuturnya.
Dan sangat berterima kasih pada kades Lojejer Mohammad Sholeh datang meninjau kebakaran bersama babinsa dan bhabinkamtibmas serta perangkat desa memberikan suport dan akan membantu sepenuhnya kebutuhan kami setiap hari dan akan dibantu untuk biaya pembangunan rumah Mbah Rikah sepenuhnya. ” Tutur Susmini (Didik Purba)










