banner 700x256

Kapolres Apresiasi Budidaya Ikan di Tengah Pandemi, Kolaborasi BRI, PT TMA dan Bumdes Jember

banner 120x600
banner 336x280

JEMBER Newspatroli.com

Sulitnya ekonomi di tengah pandemi covid saat ini, mengharuskan masyarakat juga kreatif untuk memulai usaha baru, seperti halnya Budidaya Ikan. Sebab, budidaya ikan salah satu usaha yang saat ini tidak goyah meski disituasi pandemi.

Pemerintah Desa Jombang melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) mendorong masyarakat untuk memulai usaha baru di bidang budidaya ikan. Terjadilah kolaborasi antara PT Timur Mandiri Akuakultur (TMA) sebagai pendamping budidaya dan BRI Cabang Jember Unit Jombang sebagai pihak yang membantu masyarakat untuk memberikan pinjaman sebagian modal melalui kredit Super Mikro (Supermi).

Di Kecamatan Jombang Jember, selain Desa Jombang yang mengawali budidaya dengan Program 1 rumah 1 kolam, adalah Desa Keting. “Metode yang digunakan ialah Budidaya ikan nila system bioflok,” ungkap M. Arif Sugiartani CEO PT TMA.

Menurut Arif, PT TMA tergerak untuk mendampingi pembudidaya baru hingga masa panen tiba. Bahkan untuk hasil panen, PT TMA akan mengambil sluruh hasil panen pembudidaya. “Tujuannya kalau produksi stabil, kita akan membuka pasar ekspor dari Jember,” ungkapnya.

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin, SIK., MH. memberi apresiasi terkait program pemberdayaan ekonomi masyarakat di tengah pandemic melalui usaha budidaya ikan nila. Menurutnya, langkah yang bagus seperti ini harus mendapat dukungan dari semua pihak. Karena ini salah satu langkah nyata untuk membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat yang terdampak pandemi.

“Kedepan saya berharap semua pihak bisa mendukung program ini. Ini bagus, apalagi kalau ke depan bisa dikembangkan menjadi lokasi wisata edukasi budidaya ikan. Saya berdo’a target 1000 kolam bisa segera terealisasi di Kecamatan Jombang dan bisa ditiru oleh desa dan kecamatan yang lain,” ungkapnya.

Baca juga :  Semangat Sumpah Pemuda, PLN UP3 Sidoarjo Operasikan Tambah Daya untuk PT Budi Stach dan Sweetener TBK di Momen HLN ke-80

Kapolres yang hadir dalam penebaran perdana bibit nila bersama tim dari Jember SAE (Sehat Aman dan Eksotis) Minggu (29/8/2021) berkali kali mengungkapkan ketakjubannya dengan program budidaya non bantuan ini. “Ini perlu dicontoh. Memperbaiki ekonomi di tengah pandemi tanpa menunggu bantuan. Kita akan dukung dan dorong agar kedepan semakin maju,” harapnya.

Sementara menurut Achmad Tonny kepala Unit BRI Jombang mengatakan, pihaknya (BRI) hadir untuk masyarakat dalam situasi apapun. Apalagi di massa pandemi saat ini, pihaknya mengaku bagaimana BRI benar-benar bisa terlibat secara nyata untuk program pemberdayaan masyarakat dalam memulihkan ekonomi.

“Kita akan jalin sinergi dari semua pihak. BRI akan hadir untuk masayarakat. Apalagi program ini ada pola pendampingan dari perusahaan yang bergerak di bidang perikanan, Bumdes dan juga pemerintah desa,” terangnya.

Kepala Desa Jombang H. Sugeng juga memberikan apresiasi kepada semua pihak baik PT TMA, BRI dan POlres Jember atas dukungan dan support dari semua pihak untuk mendukung suksesnya program budidaya ikan di Desa Jombang.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak. Semoga kami diberikan kelancaran untuk terus mengembangkan program ini hingga merata di seluruh lapisan masyarakat Desa Jombang,” pungkas Kades yang tak menyangka jika Kapolres Jember memberi perhatian khusu kepada pembudidaya ikan.

Sumber : Humas Polres Jember

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *