Blitar – NewsPATROLI.COM –
Pemerintah melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 menegaskan kembali komitmennya dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan. Salah satu langkah strategis yang kini tengah digalakkan adalah pembentukan Koperasi Merah Putih, yang resmi disosialisasikan dalam kegiatan Musyawarah Kelompok (Muskel) di berbagai wilayah Indonesia.
Kegiatan sosialisasi dan Muskel yang dilaksankan pada hari Rabu,30/4/2025 di kelurahan Karangsari Kota Blitar, ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pondasi koperasi sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Dalam kegiatan yang digelar hari ini dihadiri Kadis Koperasi UMKM dan Tenagakerja , Camat Sukorejo, Lurah Karangsari, serta pembicara Dr.Drs.Supriyono.M.Ed dari Unisba ,tokoh masyarakat, pelaku UMKM, dan calon anggota koperasi.
Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga kerja Juyanto, S.E .M.M menyampaikan bahwa Koperasi Merah Putih bukan sekadar lembaga ekonomi, tetapi juga wadah kolektif yang dirancang untuk mewujudkan keadilan sosial dan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Melalui koperasi, kita dorong demokratisasi ekonomi. Ini bukan hanya soal usaha bersama, tapi juga kepemilikan dan keuntungan bersama dan Koperasi ini dibentuk dari pusat sampai ke desa – desa ,” ujarnya.
Muskel yang dilaksanakan secara partisipatif ini mencakup penyampaian visi-misi koperasi, penyusunan pengurus secara demokratis. Seluruh proses dilakukan dengan menjunjung prinsip inklusivitas, transparansi, dan akuntabilitas.
Instruksi Presiden No. 9/2025 mengamanatkan pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai upaya strategis untuk menumbuhkan ekosistem bisnis lokal yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Pemerintah daerah pun diminta berperan aktif memfasilitasi pembentukan koperasi ini di tingkat kecamatan dan desa dan kelurahan.
Dengan adanya koperasi ini, pelaku UMKM dan masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengakses pembiayaan, pelatihan usaha, serta pasar yang lebih luas. Langkah ini dinilai sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang menempatkan ekonomi kerakyatan sebagai pilar utama pembangunan nasional.
Kegiatan sosialisasi dan Muskel akan terus digelar secara maraton di berbagai daerah dalam beberapa bulan ke depan, dengan target pembentukan ribuan Koperasi Merah Putih hingga akhir tahun 2025.(tri)
















