Blitar – NewsPATROLI.COM –
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Blitar menggelar kegiatan strategis bertajuk Sosialisasi Pemberantasan Rokok Ilegal yang berlangsung di halaman kantor Satpol PP Kota Blitar, Senin (11/5/2026). Mengambil sasaran utama generasi muda, kegiatan ini secara khusus menghadirkan para siswa dan siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Blitar sebagai garda terdepan pengawasan dan penjagaan lingkungan yang sehat.
Kegiatan yang sarat nilai edukasi dan pemberdayaan masyarakat ini digelar sebagai wujud nyata sinergitas antarinstansi serta komitmen pemerintah daerah dalam menekan peredaran produk rokok ilegal yang dinilai merugikan ekonomi negara dan membahayakan kesehatan masyarakat, khususnya kalangan pelajar.
Dalam sambutan utamanya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Blitar, Suyatno, menegaskan bahwa kehadiran para pelajar dalam forum ini bukan sekadar objek sosialisasi, melainkan subjek utama yang ditunjuk sebagai kekuatan penggerak perubahan. Ia secara tegas mengajak seluruh siswa yang hadir untuk berperan aktif menjadi “Agen Perubahan” (Agent of Change) di lingkungan masing-masing.
“Melalui sosialisasi ini, kami mengajak adik-adik sekalian untuk mengambil peran strategis sebagai Agen Perubahan. Ada tiga langkah nyata yang harus dipegang dan diterapkan: pertama PAHAM, adik-adik harus mengerti dan memahami betul ciri-ciri serta tanda pengenal rokok ilegal agar tidak tertipu atau salah mengartikan; kedua TOLAK, bertekad bulat untuk tidak pernah membeli, tidak mencoba, apalagi terlibat menjual atau mengedarkan rokok ilegal tersebut; dan ketiga LAPORKAN, apabila melihat ada warung, tempat penjualan, maupun teman sebaya yang mengedarkan atau menggunakan rokok ilegal, silakan laporkan segera kepada pihak sekolah, atau langsung menghubungi kami di Satpol PP maupun Bea Cukai,” tegas Suyatno di hadapan ratusan pelajar.
Lebih lanjut, Suyatno menekankan bahwa dukungan dan partisipasi aktif dari kalangan pelajar merupakan modal besar yang sangat dibutuhkan pemerintah. Peran mereka dianggap krusial demi menciptakan ekosistem pendidikan yang bersih, bermutu, dan kondusif.
“Sinergi dan peran serta kalian sangat kami butuhkan. Mari kita bangun komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, berprestasi, dan sepenuhnya bebas dari peredaran maupun penggunaan rokok ilegal,” ujarnya lugas.
Di penghujung sambutannya, Suyatno menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan penting ini. Penghargaan khusus disampaikan kepada Dinas Pendidikan Kota Blitar yang telah memfasilitasi dan memungkinkan kehadiran para siswa, serta kepada para narasumber yang telah berbagi wawasan.
“Terima kasih kepada Dinas Pendidikan yang telah memfasilitasi kehadiran kalian di sini, kepada para narasumber, dan tentunya kepada adik-adik semua yang telah berpartisipasi menyukseskan acara ini. Semoga apa yang disampaikan dan didiskusikan hari ini membawa manfaat besar, serta menjadi ikhtiar tulus kita bersama dalam menjaga dan melindungi generasi muda penerus bangsa,” pungkas Suyatno seraya menutup sambutan dengan seruan tegas, “Gempur Rokok Ilegal!”
Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak awal terbentuknya budaya sadar hukum dan sadar kesehatan di kalangan remaja, sekaligus menekan laju peredaran rokok ilegal yang kerap masuk ke lingkungan pendidikan dengan cara-cara yang tidak bertanggung jawab.(tri)













