banner 700x256

Wujudkan Generasi Emas, Desa Negara Batin Sungkai Utara Satukan Komitmen Percepat Penurunan Stunting

banner 120x600
banner 336x280

Lampung Utara – NewsPATROLI.COM –

Wujudkan generasi sehat dan berkualitas, Pemerintah Desa Negara Batin, Kecamatan Sungkai Utara, menggelar Rembuk Stunting di aula kantor desa setempat, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri Camat Sungkai Utara Zulham A. Razak, Kepala Desa Negara Batin Bahri Yusuf, BPD, pendamping desa, kader posyandu, perwakilan Puskesmas Negara Ratu, serta tokoh masyarakat. Rembuk stunting menjadi langkah konkret pemerintah desa dalam mempercepat penurunan angka stunting di wilayahnya.

Kepala Desa Negara Batin, Bahri Yusuf, menegaskan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam mengatasi persoalan stunting. “Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi menyangkut masa depan anak-anak kita. Melalui rembuk ini, kita menyatukan komitmen dan menyusun rencana aksi bersama agar kasus stunting dapat kita tekan semaksimal mungkin,” ucap Bahri.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rembuk stunting menjadi forum musyawarah strategis untuk mengidentifikasi dan memverifikasi data anak stunting di desa, sekaligus merumuskan langkah penanganan dan pencegahan yang tepat. “Hasil rembuk ini akan dituangkan dalam berita acara sebagai dasar perencanaan kegiatan desa ke depan. Kita juga mengintegrasikan program desa dengan lintas sektor guna mendukung percepatan penurunan stunting,” tuturnya.

Baca juga :  Paripurna LKPJ 2025, DPRD Kabupaten Blitar Soroti 20 Catatan Strategis untuk Perbaikan Kinerja Daerah

Bahri turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan Rembuk Stunting Desa Negara Batin. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional dalam rangka percepatan penurunan angka stunting,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Camat Sungkai Utara Zulham A. Razak mengapresiasi inisiatif Pemdes Negara Batin. Ia menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menekan angka stunting. “Saya berharap seluruh peserta, khususnya kader posyandu, dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sehingga mampu menyerap materi yang disampaikan narasumber dan menerapkannya di lapangan,” harapnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi strategi penanganan dan pencegahan stunting oleh narasumber dari Puskesmas Negara Ratu. Para peserta tampak antusias berdiskusi dan menyusun rencana tindak lanjut yang akan diintegrasikan dalam program kerja desa.

Heri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *