Sedekah Bumi di Punden Mbah Empu dan Sumur Njobo, Penghormatan Kepada Leluhur Desa serta Wujud Syukur Warga Desa Growok

banner 120x600
banner 336x280

Bojonegoro – News PATROLI.COM –

Masyarakat Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, kembali menggelar tradisi Sedekah Bumi di Punden Mbah Empu dan Sumur Njobo, Jumat (7/8/2026) pagi. Bertepatan dengan Jumat Legi di bulan Agustus, tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tersebut menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki, keselamatan, serta hasil panen yang diterima masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali sekitar pukul 08.30 WIB dengan doa bersama di Punden Mbah Empu yang berada di kawasan Sumur Njero. Selanjutnya, warga melanjutkan prosesi tasyakuran di Sumur Njobo atau Sumur Luar sebagai bagian dari tradisi Sedekah Bumi yang telah menjadi kearifan lokal masyarakat Desa Growok.

Tradisi tahunan ini semakin semarak dengan diiringi pagelaran Langen Tayub, kesenian tradisional khas Jawa yang menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat. Kehadiran kesenian tersebut menambah semarak suasana sekaligus menjadi simbol pelestarian budaya di tengah perkembangan zaman.

Sejak pagi, ratusan warga tampak memadati lokasi dengan membawa tumpeng, hasil bumi, serta berbagai hidangan sebagai simbol rasa syukur. Suasana penuh kekeluargaan, gotong royong, dan kebersamaan begitu terasa sepanjang prosesi berlangsung.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Growok, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua dan anggota BPD, anggota Linmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ratusan warga yang bersama-sama mengikuti doa dan prosesi Sedekah Bumi.

Baca juga :  Ratusan Peserta Spekta Bumi Fun Run 2026, Diberangkatkan Wakil Bupati Bojonegoro

Kepala Desa Growok mengatakan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan agar selesai sebelum pelaksanaan Salat Jumat.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian syukuran di Punden Mbah Empu dan Sumur Njobo dapat terlaksana dengan lancar sebelum Salat Jumat. Tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT,” ujarnya.

Usai prosesi utama, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk memohon keselamatan, keberkahan, dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat Desa Growok.

Menurutnya, Sedekah Bumi bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur.

“Harapan kami, tradisi ini tetap terjaga dari generasi ke generasi. Selain sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi, menjaga kerukunan, serta melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang dimiliki Desa Growok,” pungkasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh suasana kekeluargaan. Warga berharap tradisi Sedekah Bumi di Punden Mbah Empu dan Sumur Njobo senantiasa membawa keberkahan, kemakmuran, serta keselamatan bagi seluruh masyarakat Desa Growok, sekaligus menjadi warisan budaya yang terus lestari di tengah perkembangan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *