Hadiri Khususiyah Kubro dan Pelantikan DPD ITQON, Wabup Mimik Ajak Ulama dan Ormas Perkuat Sinergi Bangun Sidoarjo

banner 120x600
banner 336x280

Sidoarjo – News PATROLI.COM –

Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, S.A.P. menghadiri kegiatan Khususiyah Kubro sekaligus Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ITQON Sidoarjo periode 2026–2031 yang digelar di Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan jamaah. Selain menjadi bagian dari agenda keagamaan, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum pengukuhan kepengurusan baru DPD ITQON Sidoarjo untuk masa bakti lima tahun ke depan.

Turut hadir Al Mursyid Thoriqoh Qodiriyah Wan Naqsabandiyah KH. Ahmad Tamim Romly dan Nyai Hj. Muflihah, S.Pd., Ketua DPW ITQON Jawa Timur Dr. KH. Shobih Hanan, Ketua DPD ITQON Sidoarjo sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Manba’ul Hikam KH. Chabibul Mahbub, para kiai dan imam khususiyah, jajaran pengurus DPD ITQON Sidoarjo, Forkopimka Tanggulangin, serta para jamaah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus DPD ITQON Sidoarjo yang baru dilantik. Ia berharap amanah organisasi dapat dijalankan secara konsisten, kompak, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPD ITQON Sidoarjo yang baru dilantik. Selamat mengemban amanah, semoga berkah, bisa menjalankan organisasi dengan kompak, istikamah, dan tentunya membawa manfaat bagi masyarakat, terutama masyarakat Kabupaten Sidoarjo,” ujar Mimik.

Menurut Mimik, keberadaan organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial. Organisasi tidak semestinya hanya berorientasi pada struktur dan kepengurusan, tetapi harus mampu menghadirkan kontribusi yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Karena organisasi itu bukan hanya soal kepengurusan, tapi yang paling penting adalah bagaimana kita bisa hadir dan memberikan manfaat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Mimik menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, menurutnya, tidak dapat menjalankan seluruh agenda pembangunan secara sendiri tanpa dukungan dan kolaborasi dengan ulama, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat.

Baca juga :  1.239 CJH Asal Sidoarjo Diberangkatkan ke Tanah Suci, Wabup Mimik Pimpin Talbiyah

“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga tidak bisa berjalan sendiri. Kami butuh panjenengan semua, termasuk peran ulama, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh masyarakat. Mari bersama-sama membangun Sidoarjo supaya lebih baik lagi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mimik juga mengajak seluruh jamaah menjadikan Khususiyah Kubro sebagai momentum untuk semakin mempererat silaturahmi dan persaudaraan. Menurutnya, kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan keagamaan dapat menjadi kekuatan sosial dalam menjaga kerukunan dan mendukung pembangunan daerah.

Ia juga menyampaikan permohonan doa kepada para ulama, kiai, imam khususiyah, dan seluruh jamaah agar para pemimpin Kabupaten Sidoarjo senantiasa diberikan kelancaran, kekuatan, serta keteguhan dalam menjalankan amanah pemerintahan.

“Saya titip doanya agar para pemimpin Kabupaten Sidoarjo diberikan kelancaran dalam menjalankan amanah sebaik mungkin. Doakan Sidoarjo agar semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, pembangunannya semakin baik, dan tentunya senantiasa diberikan keamanan, ketertiban, serta keberkahan,” ungkapnya.

Mimik menambahkan, dukungan masyarakat dan doa para ulama menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah. Pemerintah membutuhkan sinergi dan dukungan seluruh elemen masyarakat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan secara optimal.

“Karena sekuat apa pun pemerintah bekerja, tetap membutuhkan doa dan dukungan dari panjenengan semuanya,” pungkasnya.

Pelantikan Pengurus DPD ITQON Sidoarjo periode 2026–2031 dan Khususiyah Kubro tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat peran organisasi sekaligus mempererat hubungan antara ulama, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diwujudkan melalui kolaborasi dan kontribusi nyata dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Dengan semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong, seluruh elemen diharapkan dapat mengambil peran dalam mewujudkan Sidoarjo yang semakin maju, aman, tertib, sejahtera, dan penuh keberkahan. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *