Jember – News PATROLI.COM –
Kecelakaan laut kembali menimpa perahu nelayan bernama “Pantes” akibat cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di perairan selatan.
Diduga Peristiwa bermula saat perahu membawa lima orang ABK nekat melaut di tengah tinggi gelombang mencapai 2, 6 hingga 2, 7 meter. Satu nelayan berhasil menyelamatkan diri, sementara satu Nelayan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pesisir melemman dan tiga orang masih belum diketemukan.
KBO Satpolairud Polres Jember, Aiptu Agus Riyanto Saat di Wawancarai Jurnalis News Patroli Mengatakan “Kami dari Satpolairud Polres Jember mendapat laporan dari warga Desa Puger ditemukan sesosok Mayat bernama Sahwiyanto warga desa Puger dan keluarga melaporkan Satpolairud Polres Jember dan kami langsung merespon serta melaksanakan evakuasi,” ungkapnya
Mayat ditemukan diperairan pesisir melemman yang berbatasan dengan Kabupaten Lumajang, selanjutnya mayat dievakuasi bersama keluarga korban menuju rumah duka atas permintaan keluarga korban, “kami bersama pihak keluarga korban melakukan evakuasi dan selanjutnya pihak keluarga meminta dibawa pulang untuk dimakamkan,” ujarnya.
Lebih lanjut KBO Satpolairud Polres Jember menuturkan, kelima korban, satu orang nelayan dinyatakan meninggal, satu orang selamat dan tiga orang masih dalam proses pencarian dan teridentifikasi mengalami laka laut, “Perahu jenis jaring dengan nama Pantes yang membawa lima ABK terindikasi mengalami laka Laut, satu Selamat atas nama Samino alamat Desa Puger Wetan, satu orang meninggal atas nama Sahwiyanto Alamat Desa Puger Wetan dan tiga orang nelayan hilang atas nama, Mujai, Solihin dan Samsul warga Desa Mojosari dan Mojomulyo masih dalam pencarian Satpolairud Polres bersama keluarga diperairan pesisir melemman,” imbuh Aiptu Agus Riyanto
Diduga kejadian naas yang dialami lima Nelayan terjadi pada hari Rabu, 19/08/2026, pada pukul 02.00 Dini hari dengan tinggi gelombang sekitar 2, 6 sampai 2, 7 meter.
“Untuk kejadian menurut laporan hari Rabu tanggak 19 Agustus 2026 kurang lebih pada pukul 02.00 WIB dengan tinggi gelombang hari ini mencapai 2, 6 sampai 2, 7 meter diperairan melemman.” Pungkasnya.
Satpolairud Polres Jember mengimbau kepada para nelayan agar menunda kegiatan melaut demi keselamatan mengingat tinggi gelombang laut yang masih fluktuatif.










