Mojokerto, News PATROLI.COM –
Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, dari Fraksi NasDem yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto H. Khoirul Amin, S.Sos, yang akrab disapa Abah Amin Ngabar ini melaksanakan Serap Aspirasi Masyarakat atau Reses Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Dusun Ngabar, Desa Ngabar Kecamatan Jetis, Sabtu malam (05/09/2026 ).
Dalam sambutannya Abah Amin ini mengatakan bahwa Pemerintah kabupaten Mojokerto itu, terdiri dari Bupati Mojokerto dan DPRD Kabupaten Mojokerto.
Sedangkan rancangan atau rencana pembangunan di Kabupaten Mojokerto ini kata Abah Amin diawali usulan Kepala Desa lewat Musrenbangdes dan Musrenbang Kecamatan melalui SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah )
Sementara DPRD, kata Abah Amin mengumpulkan konstituen, menampung aspirasi lewat proposal, usulan masuk di SIPD Dewan, selanjutnya usulan itu di evaluasi atau yang menjadi prioritas, sedangkan yang punya kewenangan paling tinggi itu, yang bisa memproses.
Sebelumnya kata Abah Amin uang Pemkab Mojokerto itu sebesar Rp 2, 7 triliun, namun dikurangi 316 milyar, karena oleh Presiden, yang punya janji untuk program MBG ( Makan Bergizi Gratis) dan membangun KDMP ( Koperasi Desa Merah Putih) dan mendirikan Sekolah Rakyat, ( SR ). Untuk warga yang tidak mampu, dengan Sekolah di pondok modern, yakni sekolah gratis. ” Sekarang ini Sekolah Rakyat Gratis ada di Gedeg, dan ini rencana dibangun Sekolah Rakyat di Dawarblandong. ” ucap Abah Amin.
Sehingga dengan adanya program ini MBG dan pembangunan KDMP maka menimbulkan pengaruh nya terhadap ADD (Anggaran Desa Desa) berkurang, Sebab ini soal Anggaran.
Saat ini kata Abah Amin, dirinya sedang menata Pondok Pesantren Al-maghfiroh, dan ingin menjadikan TK Darul Ulum Ngabar pembangunanya menjadi yang terbaik di Kecamatan Jetis, sedangkan di Lingkungan Dusun Ploso Kuning, telah dianggarkan pembangunan jalan Sebesar Rp. 3 Milyar yang mana diawal diawal pembangunanya sempat ada terkendala karena jalannya harus dilebarkan sehingga memakan lahan atau tanah warga, sehingga pak lurah pun turun tangan untuk menemui yang punya lahan, agar mau menandatangani Surat Perjanjian tanpa menuntut atau minta ganti rugi, akhirnya urusannya beres, sehingga saat ini pembangunan jalan Cor rabat beton sedang dikerjakan. ” Tugas kami selaku Anggota Dewan hanya mengawal pembangunan dan semoga Program selesai dengan lancar, ” ucap Abah Amin.
Saat ini kata Abah Amin dirinya sedang berencana membangun jalan tenggah Desa Ngabar itu dengan bangunan jalan mengunakan cor rabat beton. ” Saya minta waktu itu Pak Lurah agar mengajukan
Proposal pembangunan jalan tenggah ngabar agar nantinya di cor.
Sedangkan mengenai tanggul yang saat ini dipersoalkan warga, Abah Amin langsung menjelaskan bahwa tanggul itu bukan milik warga Ngabar, itu milik Balai Besar Wilayah Sungai ( BBWS ) Brantas Surabaya.
Sedangkan rencana ke depan kata Abah Amin, dirinya ingin jalan raya Desa Ngabar sepanjang jalan nya yahg ditenggah dipasang lampu kelap kelip, dan Desa Ngabar nantinya akan menjadi Wisata Kuliner, sehingga Desa Ngabar yang punya Ikon , semoga ini bisa terlaksana dengan lancar, dan Desa Ngabar bisa menjadi Kota wisata Kuliner.
Dilain pihak dalam Reses tersebut Abah Amin juga menjelaskan mengenai pelayanan Rumah Sakit Islam Sakinah, jika ada pasien miskin atau tidak punya uang, tapi menderita sakit, maka segera saja minta Keterangan, surat tidak mampu di Desa lalu bawa ke Rumah Sakit Sakinah, karena ada program BPJS, karena ini program unggulan Bupati Gus Barra agar masyarakat Mojokerto yang menderita sakit bisa berobat. ” Jika ada warga yang susah atau dalam masalah dalam kesehatan atau menderita sakit, dan tidak ada biaya untuk berobat bisa menghubungi Polo Yar, atau kades Abah Jumain, dan jika Ada kesulitan, coba telepon saya, dan, jika di rumah Sakit Sakinah ada pelayanannya yang tidak ramah, laporkan ke saya, ” tegas Abah Amin.
Sebab, saat Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah menyediakan angggaran 80 M, untuk program BPJS, yang mana ini program masyarakat yang tidak mampu untuk berobat gratis.
Selain itu Abah Amin juga mengutarakan Program Unggulan Bupati Gus Barra, yakni Program Bedah rumah, dan di Desa ngabar ada puluhan rumah yang tidak layak huni, dan saat ini baru 4 rumah yang sudah dibangun.
Abah Amin juga mengatakan jika masih menemukan Rumah tidak layak huni di Desa Ngabar Tolong dipoto dan selanjutnya akan saya bawa ke Bupati, dengan membawa KTP atau melaporkan ke Dinas terkait..
Abah Amin juga mengatakan bahwa Gus Barra punya program unggulan yakni jika ada warga yang atap rumah nya bocor segera saja dibangun rumah yang agar yang bocor itu diperbaiki wan warga agar bisa tidur nyenyak..
Dilain pihak Abah Amin juga menjelaskan mengenai Program Gus Habib, Anggota DPR RI yang menyediakan pertanian bibit, dan clactor serta Pompa Sumur air, dengan menyediakan Pengadaan alat alat pertanian, jika ada kesulitan langsung telepon dirinya.
Dalam kesempatan itu Abah Amin juga menjelaskan tentang Perguruan Tinggi, di Kampus Asep di Pacet, dengan program, Satu rumah satu sarjana, dan dirinya mendapat jatah 100 mahasiswa.
Dilain pihak Abah Amin juga menyinggung Rencana Gus Barra untuk Program Pemindahan ibu kota, yang saat ini masih berada di Wilayah Kota Mojokerto dipindah ke Mojosari, dan 4 Pimpinan di DPRD Kabupaten Mojokerto, saat ini telah Kompak untuk pemindahan ibu kota Mojokerto selesai 2029 selesai.
Diakhir acara Reses Abah Amin ini, diisi dengan tauziah atau siraman rohani oleh KH. Mahrus Ali yang merupakan Ketua LDNU Kabupaten Mojokerto, yang dilanjutkan Do’a oleh KH. Mustain. (Ririn/Dil/ADV)
















