Warga Madura Tak Perlu Jauh ke Surabaya, RSUD Sampang Kini Punya Poli Onkologi Kandungan

banner 120x600
banner 336x280

Sampang, NewsPATROLI.COM –

Kabar baik bagi perempuan di Madura. RSUD dr Mohammad Zyn Sampang kini membuka layanan Poli Onkologi Kandungan untuk pemeriksaan hingga penanganan kanker pada organ reproduksi perempuan.

Layanan tersebut disebut menjadi yang pertama dan satu-satunya di Madura. Kehadirannya diharapkan memudahkan masyarakat, khususnya warga Sampang dan Madura, mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus jauh-jauh ke Surabaya.

Humas RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar Sadik, mengatakan pembukaan Poli Onkologi Kandungan merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam memperluas akses pelayanan kesehatan rujukan.

“Pembukaan Poli Onkologi Kandungan di RSUD dr Mohammad Zyn merupakan wujud komitmen nyata manajemen dalam memperluas akses layanan kesehatan rujukan dan menjawab kebutuhan spesifik masyarakat,” kata Amin.

Poli tersebut ditangani oleh dr Ach Salman Faridzi, Sp.OG, Subsp.Onk, dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi dengan subspesialis Onkologi.

Sejumlah layanan tersedia di Poli Onkologi Kandungan. Mulai dari pemeriksaan dan konsultasi kanker pada organ kandungan hingga deteksi dini kanker reproduksi perempuan.

Pasien juga bisa mendapatkan layanan pemeriksaan untuk kanker serviks, kanker rahim, kanker ovarium, serta jenis kanker lainnya yang menyerang organ kandungan.

Baca juga :  Forkot Kecewa Audiensi Tak Masuk Agenda, Singgung Buruknya Pelayanan di Kantor Wabup Pamekasan

“Termasuk pemeriksaan ultrasonografi atau USG khusus onkologi kandungan, perencanaan penanganan lanjutan, hingga tindakan seperti operasi, kemoterapi dan rujukan apabila diperlukan,” jelasnya.

Menariknya, layanan tersebut juga dapat diakses oleh pasien pengguna BPJS Kesehatan.

Adapun jadwal praktik Poli Onkologi Kandungan yakni setiap Selasa dan Rabu pukul 08.00-13.00 WIB. Sementara pada Jumat, pelayanan dibuka pukul 07.30-10.30 WIB.

Layanan tersebut berada di Gedung Graha Utama lantai 2 RSUD dr Mohammad Zyn Sampang.

Amin mengimbau perempuan agar tidak mengabaikan berbagai gejala yang berkaitan dengan kesehatan organ reproduksi.

Beberapa gejala yang perlu diwaspadai di antaranya keputihan yang tidak normal, perdarahan di luar siklus menstruasi atau setelah menopause, hingga nyeri pada bagian panggul.

Pemeriksaan juga disarankan bagi perempuan yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker kandungan.

“Sementara perempuan berusia 30 tahun ke atas dianjurkan rutin melakukan skrining kanker serviks sebagai langkah deteksi dini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *