Forkot Kecewa Audiensi Tak Masuk Agenda, Singgung Buruknya Pelayanan di Kantor Wabup Pamekasan

banner 120x600
banner 336x280

Pamekasan, NewsPATROLI.COM –

Kekecewaan menyelimuti Forum Kota (Forkot) setelah rencana audiensi dengan Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) gagal terlaksana pada Rabu (1/7/2026).

Forkot mengaku telah mengirimkan surat permohonan audiensi secara resmi dan menyerahkannya langsung ke Kantor Wakil Bupati beberapa hari sebelum jadwal pertemuan.

Namun, saat rombongan datang sesuai waktu yang telah direncanakan, mereka justru diberitahu bahwa tidak ada agenda audiensi yang tercatat.

Ketua Forkot, Syamsul Arifin, menilai kejadian tersebut sebagai bentuk kelalaian dalam tata kelola administrasi di lingkungan Kantor Wakil Bupati.

“Kami sudah mengantarkan surat secara langsung empat hari yang lalu. Surat itu diterima oleh petugas, tetapi ternyata tidak pernah sampai kepada pimpinan. Tentu kami sangat kecewa,” ujarnya.

Menurut Syamsul, pihaknya sempat meminta penjelasan kepada staf yang berada di kantor. Dari hasil komunikasi tersebut, diketahui surat yang telah diterima diduga tidak diteruskan kepada Wakil Bupati sehingga audiensi tidak pernah dijadwalkan.

Padahal, lanjut dia, tujuan audiensi bukan sekadar menyampaikan aspirasi biasa, melainkan membahas dugaan persoalan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya terkait operasional SPPG Pangorayan di Kecamatan Proppo.

Baca juga :  Inovasi Pelayanan Berbuah Prestasi, Satlantas Polres Sampang Masuk 4 Besar “Polantas Menyapa” 2026

Forkot menilai persoalan tersebut seharusnya mendapat perhatian serius karena berkaitan dengan salah satu program strategis pemerintah pusat.

“Ini bukan persoalan pribadi, tetapi menyangkut kepentingan masyarakat dan keberlangsungan program Presiden. Kalau pelayanan seperti ini terus terjadi, jangan salahkan masyarakat kalau menilai kantor Wakil Bupati lebih cocok dijadikan warung kopi,” katanya.

Merasa aspirasinya tidak mendapat ruang, Forkot memastikan akan mengubah langkah perjuangannya. Organisasi tersebut berencana menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk protes sekaligus mendesak adanya perhatian terhadap persoalan yang ingin mereka sampaikan.

“Kami akan kembali bersurat. Namun kali ini bukan untuk meminta audiensi, melainkan menyampaikan pemberitahuan aksi demonstrasi,” tegas Syamsul.

Audiensi yang batal tersebut sedianya ditujukan kepada Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto selaku Ketua Satgas MBG untuk membahas dugaan monopoli dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Pangorayan, Kecamatan Proppo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *