Lapas Sidoarjo Perkuat Pengawasan, 60 Warga Binaan Jalani Tes Urine dan Dinyatakan Negatif

banner 120x600
banner 336x280

Sidoarjo – News PATROLI.COM –

Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan terus diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo. Melalui penggeledahan gabungan pada kamar dan hunian blok warga binaan serta tes urine, Lapas Sidoarjo menggandeng TNI, Polri, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), dan Brimob Batalyon A Kompi 4.

Sebanyak 60 warga binaan mengikuti tes urine dalam kegiatan tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruhnya dinyatakan negatif.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif dan deteksi dini untuk mencegah masuk serta beredarnya barang-barang terlarang, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh pada sejumlah kamar dan hunian blok warga binaan. Petugas Lapas Sidoarjo bersama unsur TNI, Polri, BNNK, dan Brimob memeriksa area hunian serta barang-barang milik warga binaan dengan tetap mengedepankan ketertiban dan prosedur yang berlaku.

Pemeriksaan tersebut diarahkan untuk memastikan lingkungan hunian tetap aman dan kondusif. Selain itu, kegiatan menjadi bagian dari pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika maupun keberadaan barang-barang terlarang di dalam lapas.

Di sela kegiatan penggeledahan, petugas juga melaksanakan tes urine terhadap 60 warga binaan. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan dan pengendalian penyalahgunaan narkotika di lingkungan Lapas Kelas IIA Sidoarjo.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh warga binaan yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif. Hasil tersebut menjadi salah satu indikator bahwa upaya pencegahan dan pengawasan terhadap penyalahgunaan narkotika terus dilakukan secara konsisten.

Baca juga :  WBP Lapas Sidoarjo Ikuti Senam dan Pengarahan Petugas, Menjaga Kebugaran dan Kedisiplinan

Kalapas Kelas IIA Sidoarjo, Disri Wulan Agus Tomo, menegaskan bahwa penggeledahan gabungan dan tes urine merupakan bagian dari komitmen jajarannya dalam memastikan kondisi lapas tetap aman serta terhindar dari barang-barang terlarang.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan Lapas Kelas IIA Sidoarjo dalam keadaan aman, terhindar dari barang-barang terlarang yang ada di dalam hunian. Kemudian kita melaksanakan tes urine yang dilaksanakan oleh 60 warga binaan, hasilnya semuanya negatif,” ujar Kalapas.

Menurut Disri, menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas tidak dapat dilakukan secara sendiri. Dukungan serta kolaborasi dengan aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.

“Kami di Lapas Sidoarjo tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Tentunya kolaborasi bersama Polri, BNN, dan TNI sangat diperlukan. Kami berterima kasih telah membantu kami dan kami berkomitmen untuk menjaga lapas dalam keadaan aman dan terhindar dari barang-barang terlarang di dalam Lapas Kelas IIA Sidoarjo,” lanjutnya.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIA Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat deteksi dini, mencegah peredaran barang terlarang serta penyalahgunaan narkotika, dan menjaga keamanan serta ketertiban.

Sinergi bersama TNI, Polri, BNNK, dan Brimob akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menciptakan penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berkelanjutan. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *