Bojonegoro, Newspatroli.com
Jalan kelas III penghubung Kabupaten Bojonegoro dengan Kabupaten Ngawi, yaitu tepatnya jalan PU Kabupaten di Dusun Wates sampai Dusun Becok, yang berada di wilayah Desa Sumberejo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, terlihat becek, berlumpur, dan butuh perhatian dari pemkab, pada Jumat (11/3/2022).
Jalan tersebut merupakan jalur alternatif setelah jembatan jalan nasional di Desa Ngantru, Kecamatan Ngawi Purba, Kabupaten Ngawi, mengalami perbaikan akibat terjadinya laka kendaraan truk bermuatan semen.
Perbaikan jembatan Ngantru, Ngawi Purba tersebut dimulai pada tanggal 9 Pebruari 2022 hingga sekarang masih dalam proses perbaikan.
Namun sangat disayangkan, seolah olah kurang ada perhatian yang serius dari Pemkab Bojonegoro.
Pasalnya dari pantauan awak media tampak jalan alternatif tersebut terlihat rusak, becek, berlumpur, bahkan tidak sedikit kendaraan kendaraan roda empat yang melintas harus mengalami mogok akibat roda kendaraan terperosok kedalam permukaan jalan yang berlubang dan berlumpur.
Salah seorang warga di wilayah Kecamatan Margomulyo, yang enggan disebut identitasnya menuturkan bahwa seolah olah jalan alternatif penghubung Bojonegoro – Ngawi kurang mendapat perhatian dari pemkab.
“Pemkab atau pihak Dinas PU Kabupaten Bojongoro seakan ada ketidak pedulian, mungkinkan bila mengalokasikan anggaran buat pedel kurang lebih 50 dum truk saja terabaikan?,” tuturnya.
Begitupun menurut Suroto, Kepala Desa Sumberjo, Kecamatan Margomulyo, dirinya menuturkan bahwa terkait jalan yang digunakan untuk jalur alternatif tersebut dirinya sudah berupaya datang ke kantor PU, dan dirinya menyebut jawaban dari pihak PU bahwa tahun ini akan dicor, maka pihak PU tidak bisa mengeluarkan dana dua kali dalam satu tahun pada satu tempat.
“Masalah jalan yang dipakai alternatif itu saya sudah berupaya sowan ke kantor PU, tapi jawabannya tahun ini mau dicor, maka gak bisa mengeluarkan dana dalam satu tahun dua kali dalam satu tempat,” tegas kades.
“Tapi alhamdulillah masih dibantu urug walaupun hanya beberapa rit,” tuturnya.
Secara terpisah awak media juga mengkonfirmasi kepada Camat Margomulyo terkait hal tersebut, dan dirinya menjelaskan bahwa jalan alternatif tersebut akan segera dicor oleh pemkab, dan pihaknya juga sudah menyampaikan kepada pihak Satker PJN wilayah 4 Propinsi Jatim PPK 4.6 Babat – Bojonegoro – Ngawi, dan dirinya juga menegaskan bahwa kerusakan jalan akan segera ditindaklanjuti.
“Jalan ini status jalannya milik Kabupaten Bojonegoro dan akan dicor oleh pemkab, kerusakan jalan sudah kami sampaikan ke satker PJN wil 4 Propinsi Jatim PPK 4.6 Babat – Bojonegoro – Ngawi, dan kerusakan jalan akan segera ditindak lanjuti,” tegas camat.










