banner 700x256

Gelar Reses Tahap II tahun 2023, Pak Ito Buka Ruang Dialog untuk Masyarakat Menyampaikan Aspirasinya

banner 120x600
banner 336x280

Mojokerto – News PATROLI.COM –

Ketua DPRD Kota Mojokerto Sunarto, SH, yang akrab disapa Pak Ito ini melaksanakan agenda reses yang ke 2 di tahun 2023.

Pada Reses yang digelar oleh Politisi senior PDI Perjuangan ini dihadiri oleh Ketua DPC PDIP kota Mojokerto Ir Santoso Bekti Wibowo dan Wakabid Kehormatan Partai, Ideologi, Kaderisasi, Keanggotaan, Organisasi DPC PDIP Agus Harijono SH, dan Wakabid Pangan, Pertanian, Kehutanan, Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan Novi Dian Lesmono.

Dalam kesempatan itu Ketua DPRD Kota Mojokerto, Pak Ito menyampaikan dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya selalu Wakil Rakyat selama ini telah membuka ruang dialog untuk mendengar aspirasi masyarakat untuk Kota Mojokerto.

Saat Reses tersebut, salah satu tokoh masyarakat, Catur Sasmito warga kelurahan Magersari lingkungan Margosari, meminta pembenahan gapura dan pengaspalan sehingga karena konstruksi tersebut lama belum tersentuh pemerintah untuk pembangunan.

“ Saat ini di Kota Mojokerto, masih ada jalan rusak dan belum ber aspal. “Dalam kesempatan ini Kami ajukan pengaspalan dan gapura minimalis di Margosari gang 1, jalannya sudah nggak layak bentuk konstruksinya sudah dalam keadaan bergelombang, waktu itu pembangunannya jalan sudah tersentuh tahun 2016. Dan tahun 2018 pasang u gutter ternyata gak diaspal sehingga air tidak bisa mengalir”, ucap tokoh masyarakat setempat.

Baca juga :  Pemkab Sidoarjo Teken PKS Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik, Perkuat Komitmen Lingkungan Berkelanjutan

Catur mengungkapkan keinginannya yang dibuatkan gapura minimalis. “Kenapa saya tidak ingin gapura Majapahit karena gapura majapahit terlalu besar dan membutuhkan lahan yang besar. Jalan ini lebar 2,5 meter dengan panjang 400 meter, tapi yang perlu diketahui kemarin sudah dalam tahap pengukuran dari pihak terkait”, tuturnya.

Sementara itu, Sugiono warga jalan Joko Tole juga meminta pengerjaan akses jalan aspal, untuk jalan sekarang tidak bisa dilewati karena jalan tersebut mengandung tanah yang berlumpur.

“Saya meminta tahun kemarin 2022 dan dibuatkan IPAL sama Pak Itok untuk sekarang sudah jadi akan tetapi jalan tak bisa dilewati karena banyak lumpurnya, saya malah di kasih pak Itok jalan tembus dari jalan Joko Tole 3 tembus ke jalan Sawunggaling katanya pelaksanaannya tahun 2024. Ya saya sangat terima kasih”, ungkapnya usai giat reses.

Dilain pihak, menanggapi soal itu, Ketua DPRD Kota Mojokerto Pak Ito menjelaskan bahwa “Untuk Gang Margosari sudah di survei dan akan dikerjakan tahun ini tinggal menunggu hari, sedangkan jalan gang Joko Tole diusulkan untuk dibuatkan IPAL sudah terealisasi lalu Pak Giono dibuatkan jalan aspal tembus sawunggaling kemungkinan tahun 2024 terealisasi”, lanjut Pak Ito mengakhiri wawancara dengan para wartawan.

( Kartono )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *