Banyuwangi, News PATROLI.COM –
Berbagi Takjil adalah tradisi populer di Indonesia selama bulan Ramadhan, merujuk pada hidangan ringan manis atau segar yang disantap untuk mempercepat buka puasa saat azan Maghrib.
Untuk ikut serta mengharap pahala dari Yang Kuasa serta mendidik murid-murid agar secara refleksi ada empati membantu sesama dan juga sumbangsih mempererat tali asih dengan masyarakat sekitar, Pada hari Senin, 28/02/2026, 15:00 hingga selesai, siswa-siswi SDN 1 Songgon, membagi-bagi minuman ringan pada masyarakat Songgon yang melalui jalan di depan SDN 1 Songgon.
Berdasarkan konfirmasi Kepala Sekolah, Setyo Gustoding pada News Patroli mengatakan : “Jumlah takjil yang sederhana kami bagikan untuk sesama adalah 82×4=368 pcs. (82 jumlah murid, red). Setiap murid membawa minuman 4 pcs, ” Jelasnya tegas.
Gus Toding (sapaan umum, red) juga memaparkan Arti Takjil, Istilah takjil ini berasal dari bahasa Arab “Ta’jil” atau “Ajila”, yang berarti menyegarkan buka puasa, sering dimulai dengan kurma sesuai sunnah Nabi.
Di Indonesia, maknanya berkembang menjadi makanan kecil seperti minuman dingin atau camilan sebelum hidangan utama (Iftar Bahasa Arab, red).
Menu Populer beberapa takjil khas Indonesia meliputi: Kolak pisang atau ubi kayu dengan gula merah dan santan.
Es buah segar, es doger, atau es pisang ijo. Gorengan dan biji salak untuk variasi gurih-manis.
“Tradisi ini juga melibatkan berbagi takjil untuk kebaikan sosial Demi mencari pahala di bulan Ramadhan ini, ” Kata Gustoding mengakhiri. **IR Rogojampi
















