banner 700x256

Jalang Hari Raya Qurban, Harga Kambing dan Sapi di Pasar Hewan Dukuh Basekan Naik

banner 120x600
banner 336x280

Madiun – News PATROLI.COM –

Sebulan menjelang Idul Adha, aktivitas jual beli hewan kurban Madiun mulai meningkat signifikan. Peningkatan aktivitas jual beli ini memicu peningkatan harga kurban di pasaran mencapai 25% per ekor.
Salah satu lokasi yang mulai ramai dengan banyaknya transaksi pembelian hewan kurban adalah Pasar Hewan yang berada di Dukuh Basekan Desa Banjarsari wetan Kecamatan Dagangan.

Ramainya calon pembeli berdatangan ke pasar yang berlokasi lumayan jauh dari kota Madiun ini. Ada yang baru sebatas mengecek harga, tak sedikit yang langsung bertransaksi. Tingginya minat konsumen mencari hewan kurban ini membuat harga Kambing secara otomatis mulai melonjak.

“Ada peningkatan pembeli mulai terjadi sejak beberapa minggu terakhir dan saat ini (pembeli) sudah mulai meningkat, karena memang sudah menjelang Hari Raya Idul Adha,” kata salah satu pedagang hewan di Pasar Hewan Madiun, terang Markun salah satu pedagang saat di konfirmasi awak media Jumat (24/4/2026).

Tingginya pembeli ini berdampak langsung pada harga kambing yang ikut terkerek naik antara Rp 300 hingga Rp 700 00 dibandingkan dengan harga sebelumnya. Saat ini, harga Kambing Poelan sudah mencapai Rp 3 juta ke atas

Baca juga :  Dazzle Beauty Bar Resmi Dibuka, Menawarkan Pelayanan Spa dan Kecantikan Terlengkap

Meski harga kambing naik, kata Markun, kondisi tersebut tidak membuat minat masyarakat untuk membeli hewan kurban menjadi lesu.

“Untuk harga saat ini, mulai Rp 3 juta ke atas “Ada peningkatan sejak seminggu lalu, dan akan terus berlanjut sampai menjelang hari H nanti,” ungkap Markun.

Untuk menunjang kenyamanan dan keamanan pengunjung serta kesehatan hewan, pihak pengelola pasar telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menunjang ketertiban, keamanan, hingga kebersihan pasar.

Selain itu, Pemdes Desa Banjarsari bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Madiun juga rutin melakukan pemeriksaan terhadap hewan yang masuk pasar.

Semuanya dicek. Jadi yang masuk pasar semuanya dipastikan dalam keadaan sehat dan layak untuk dikurbankan,” lanjutnya.

Selain itu, saat berada di dalam hewan-hewan ternak juga dilakukan pemeriksaan untuk memastikan kesehatan hewan dan memastikan kelayakan hewan tersebut sebagai hewan kurban.

“Kami juga akan terus melakukan pemeriksaan kesehatan hewan hingga nanti menjelang hari H Idul Adha,” pungkasnya.(Mrsd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *