banner 700x256

M Sholeh Terpilih Jadi Ketua DPC HKTI Kabupaten Jember Periode 2022-2027

banner 120x600
banner 336x280

Jember, News PATROLI.COM

Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Jember telah melaksanakan pemilihan ketua baru untuk masa bakti 2022-2027 di salah satu Hotel di Kabupaten Jember.Acara tersebut di hadiri oleh wakil ketua HKTI DPD Jawa timur Mas Vian.

M Sholeh SH.M.Si terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC HKTI Kabupaten Jember dalam musyawarah cabang (muscab) yang dilaksanakan di Hotel Luminor Jember, Rabu (21/9/2022).

“Demikian sambutan dari wakil ketua DPD HKTI jatim, berhubungan dengan Muscab HKTI jember, sesuai berita acara Melaksanakan mediasi 30/08/2022 antara panitia muscab DPC HKTI jember, dgn DPD HKTI Jatim. Dengan Jumantoro ketua DPC HKTI jember, Menyepakati DPD memberikan waktu kepada HKTI jember. DPD telah menerima SK yang sah sebagai Ketua HKTI Jember yg sah,” jelasnya.
SK tersebut tertuang pada nomor SK/80/DPP HKTI jatim/IV/2018.

Ketua DPC HKTI Jember, M Sholeh SH.Msi

Lanjutnya Muscab DPC jember Sah di buka tanggal 21 September 2022,Terjawabnya berita acara DPC jember vs DPD jatim dan Kapolres Jember sebagai Mediator.

“Selanjutnya Yang di utarakan ketua DPC HKTI jember Jumantoro, Berharap muscab hari ini menghasilkan pemimpin yang betul-betul memikirkan nasib petani kedepan. Sebagai pengganti Saya ucapnya Jumantoro.Sudah merasa cukup 3 Periode menjabat pimpinan ketua DPC HKTI Jember, mengucapkan semua yang Hadir dalam Muscab dan juga mensport HKTI Jember,” pungkasnya

Pasca terpilih sebagai Ketua DPC HKTI Jember, M Sholeh SH.Msi kepada awak media menyampaikan,Ketua DPC HKTI memiliki misi besar membangun ketahanan pangan juga memperjuangakan Masa depan petani, Dengan situasi saat ini di mana keluhan petani terkait Langkanya pupuk, ini PR yang harus di selesaikan dan tanggung jawab HKTI khususnya di Kabupaten Jember yang M.Sholeh Pimpin. Untuk mencari solusi yang Tepat memecahkan Persoalan.” Katanya

pihaknya akan bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemkab Jember dalam memajukan sektor pertanian dan memperjuangkan nasib petani di Kabupaten Jember.

“Prioritas pertama, kita harus mengikuti aturan dari organisasi kemasyarakatan yaitu HKTI dan petunjuk dari Ketua Umum kita Bapak Moeldoko,” kata M Sholeh.

“kita harus konsolidasi tingkat internal dari DPC sendiri dan konsolidasi sampai ke PAC bahkan keranting dan kapoktan (kelompok tani) seluruh desa dan kelurahan di seluruh Kabupaten Jember,” lanjutnya.

Ia juga menambahkan, Untuk program yang ketiga “Kita harus bersinergi dan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan terutama dari Forkopimda Kabupaten Jember. Agar supaya dalam memperjuangkan petani ini, sesuai dengan tupoksi kita masing- masing,” tuturnya.

Ditanya tentang langkah apa yang dilakukan pihaknya terhadap kebijakan pencabutan subsidi oleh pemerintah. Sholeh menjawab, bahwa HKTI sudah memperjuangkannya, dan hasilnya untuk Kabupaten Jember akan mendapat tambahan pupuk bersubsidi dari pemerintah.

“Alhamdulillah kemarin kita sudah memperjuangkan, melalui HKTI Kabupaten Jember untuk kuota pupuk bersubsidi yang dulunya dihapus ada 9 komoditas sekarang tinggal 7 komoditas sehingga banyak yang kekurangan pupuk dari petani-petani di Jember,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, “Untuk itu HKTI bersama Bupati Jember berjuang ke DPR RI, dan alhamdulillah untuk Kabupaten Jember mendapat kuota tambahan pupuk bersubsidi,” tuturnya.

Untuk strategi dalam mensejahterakan petani di Jember, M Sholeh menyampaikan, semua itu harus dimulai dari harga bibit yang murah dan petani harus beralih menggunakan pupuk organik serta tidak membiarkan gabah yang dipanen harganya anjlok.

“Disinilah HKTI sebagai garda terdepan akan bersinergi dengan pemerintah agar harkat, martabat petani Kabupaten Jember, akan lebih layak dalam hasil panen tersebut,” tuturnya

Harapan Kedepan HKTI jember Semakin Maju, Bisa mensejahterakan para Petani, Keluhan hasil panen Petani tidak selalu merugi, Biaya olah halan pertaniannya besar, harus Balance dengan hasil panennya. Petani harus makmur Hadirnya HKTI pasti bisa memperjuangkan nasib para Petani kedepan.” Pungkasnya ( Dik )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *