PSHT Ranting Kanor Gelar Do’a Bersama untuk Almarhum Wahyu Subakdiono dan Warsiman

banner 120x600
banner 336x280

Bojonegoro – News PATROLI.COM –

sebagai bentuk rasa Persaudaraan dan ungkapan belasungkawa atas berpulangnya dua sesepuh Persaudaraan Setia Hati Terate Cab.Bojonegoro – Pusat Madiun Wahyu Subakdiono dan Warsiman keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Kanor menggelar do’a bersama bertempat di seketariat Ranting Kanor, Kamis (29/10/2026)

Kegiatan tersebut dihadiri Nursam selaku ketua Ranting beserta jajaran Pegurus dan ketua Kordinator se – Ranting Kanor beserta pengurusnya.

Setelah Rangkaian do’a bersama selesai, Nursam Ketua Ranting Kanor menyampaikan mari sesama Saudara kita saling peduli, saling mengingatkan untuk melestarikan kebaikan dimasyarakat dan dalam mengabdi mengembangkan keorganisasi dengan ikhlas.

Nursam juga berpesan mari kembali kejati diri kita sesama Saudara saling guyub rukun hilangkan kecemburuan serta sama- sama menjaga nama baik organisasi di wilayah Ranting Kanor.

Nursam, ketua Ranting Kanor menyampaikan duka mendalam mengenang kepergian dua tokoh besar Cabang Bojonegoro tersebut. Menurut Nursam,Wahyu dan Warsiman sangat berarti di dalam lubuk hatinya.

“Saya bersaksi beliau berdua merupakan orang yang sangat berjasa bagi perkembangan SH Terate Cabang Bojonegoro. Tanpa pengabdian yang tulus dari keduanya, mungkin SH Terate Cabang Bojonegoro tidak sebesar ini” Ungkap Nursam.

Do’a bersama ini dipimpin oleh Subkan, sedangkan pembacaan doa dipimpin oleh Hj Yakut. Keduanya merupakan pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Kanor.

Mas Rif’an selaku seketaris Ranting menambahkan juga mengajak seluruh warga PSHT untuk mengikuti doa bersama dengan ikhlas dan melanjutkan doa bagi kedua almarhum hingga tujuh hari di masing – masing Rayon sebagai bentuk penghormatan, kepedulian, dan persaudaraan.

Doa bersama berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh penghayatan. Para saudara memanjatkan doa agar segala amal ibadah kedua almarhum diterima Allah SWT, segala khilaf diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *