80 Kepala Desa Terpilih Resmi Dilantik, Bupati Subandi Ajak Tinggalkan Perbedaan dan Fokus Membangun Desa

banner 120x600
banner 336x280

Sidoarjo – News PATROLI.COM –

Sebanyak 80 kepala desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Sidoarjo resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi di Pendopo Delta Wibawa, Senin (29/6/2026).

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, Ketua DPRD Sidoarjo, jajaran Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh camat se-Kabupaten Sidoarjo.

Dalam sambutannya, Bupati Subandi menegaskan bahwa pelantikan kepala desa bukanlah akhir dari kontestasi politik, melainkan awal dari pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, jabatan kepala desa merupakan amanah yang diberikan oleh rakyat sekaligus tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun kepada Allah SWT.

“Mulai hari ini tidak ada lagi sekat-sekat perbedaan. Tidak ada lagi nomor urut ataupun kelompok pendukung. Yang ada sekarang adalah kepala desa yang wajib melayani seluruh masyarakat tanpa membedakan pilihan politik,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh kepala desa yang baru dilantik untuk segera merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk para calon kepala desa yang sebelumnya menjadi kompetitor beserta para pendukungnya. Menurutnya, persatuan dan kebersamaan merupakan modal utama dalam mempercepat pembangunan desa.

“Setelah kembali ke desa masing-masing, saya berharap seluruh calon yang kemarin berkompetisi bisa dirangkul. Sekarang tidak ada lagi lawan, yang ada adalah kawan. Delapan tahun masa jabatan bukan waktu yang singkat. Jangan sampai habis hanya untuk memikirkan konflik politik. Gunakan waktu itu untuk membangun desa,” ujarnya.

Bupati Subandi optimistis visi dan misi kepala desa akan lebih mudah diwujudkan apabila pemerintahan desa dibangun di atas semangat persatuan, kerukunan, dan kekompakan seluruh elemen masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, ia juga memberikan perhatian khusus kepada para kepala desa yang baru pertama kali menjabat. Dari total 80 kepala desa yang dilantik, hanya 17 orang merupakan petahana, sedangkan 63 lainnya merupakan kepala desa baru yang sebagian besar sebelumnya menjabat sebagai sekretaris desa maupun perangkat desa.

Baca juga :  Wujudkan Pelayanan Terbaik, Pemdes Negeri Batin Jaya Komitmen Salurkan BLT-DD Tepat Sasaran

Untuk itu, Bupati meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) bersama para camat segera memberikan pembinaan dan pembekalan kepada para kepala desa baru agar mampu menjalankan roda pemerintahan desa secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya minta DPMD dan para camat tidak menunggu program resmi dari pemerintah daerah. Berikan pembekalan sejak awal agar para kepala desa memahami tugas, fungsi, kewenangan, dan aturan yang harus dijalankan. Semangat saja tidak cukup, harus dibarengi pemahaman terhadap regulasi,” katanya.

Bupati Subandi juga menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi bukti bahwa proses demokrasi di Kabupaten Sidoarjo berjalan dengan baik dan dewasa.

Ia menyampaikan penghargaan kepada jajaran TNI, Polri, Forkopimda, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak yang telah mengawal jalannya Pilkades sehingga berlangsung lancar tanpa gangguan yang berarti.

Terkait adanya pihak yang masih menempuh jalur hukum atas hasil Pilkades, Subandi menegaskan bahwa hal tersebut merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Namun demikian, proses hukum tersebut tidak menghalangi pelaksanaan pelantikan kepala desa yang telah ditetapkan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Kalaupun masih ada pihak yang menempuh jalur hukum terkait hasil Pilkades, itu adalah hak setiap warga negara. Negara kita adalah negara hukum dan semua diberikan kesempatan untuk menyelesaikan melalui mekanisme yang berlaku. Namun proses tersebut tidak menghalangi pelaksanaan pelantikan kepala desa yang telah ditetapkan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Subandi mengingatkan bahwa demokrasi mengajarkan setiap peserta pemilihan untuk siap menang maupun siap kalah. Ia berharap seluruh masyarakat dapat menerima hasil Pilkades dengan lapang dada, mengakhiri seluruh perbedaan, dan kembali bersatu membangun desa yang lebih maju, mandiri, serta sejahtera.

“Demokrasi mengajarkan kita untuk menghormati hasil pemilihan. Sekarang saatnya meninggalkan seluruh perbedaan dan bersama-sama membangun desa agar semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pungkasnya. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *