banner 700x256

KSP Tinjau Koperasi Merah Putih di Sidoarjo, Bupati Subandi Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM Desa

banner 120x600
banner 336x280

Sidoarjo – News PATROLI.COM –

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan program prioritas nasional di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut terlihat saat Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dandim 0816 Sidoarjo, serta jajaran Forkopimda mendampingi kunjungan Tenaga Ahli Utama Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP), Letjen TNI (Purn) Arif Rahman, dalam rangka meninjau pelaksanaan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), Jumat (12/6/2026).

Kunjungan dilakukan di dua lokasi, yakni Koperasi Desa Merah Putih Desa Sumorame, Kecamatan Candi, dan Koperasi Desa Merah Putih Desa Rangkah Kidul, Kecamatan Sidoarjo. Peninjauan tersebut merupakan bagian dari upaya monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program strategis Presiden Republik Indonesia yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap perkembangan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya, kunjungan dari Kantor Staf Presiden menjadi bentuk kepercayaan sekaligus motivasi bagi daerah untuk terus mengembangkan koperasi sebagai motor penggerak perekonomian masyarakat.

“Alhamdulillah, Kabupaten Sidoarjo mendapat kehormatan dengan kunjungan dari Kantor Staf Presiden untuk melihat langsung perkembangan Koperasi Merah Putih. Ini menjadi kebanggaan sekaligus amanah bagi kami untuk terus menyukseskan program yang dicanangkan Presiden demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Subandi.

Ia menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi yang menyediakan kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga harus mampu menjadi pusat pemberdayaan UMKM dan penguatan ekonomi desa. Kehadiran koperasi diharapkan mampu menciptakan akses yang lebih mudah dan terjangkau terhadap berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru.

Subandi mencontohkan, koperasi dapat berperan dalam distribusi beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Skema tersebut dinilai mampu membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok.

“Harga beras di pasaran bisa mencapai sekitar Rp13 ribu per kilogram, sementara melalui Bulog masyarakat dapat memperoleh dengan harga sekitar Rp11 ribu. Koperasi dapat menjadi sarana distribusi yang efektif untuk menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dan mudah dijangkau,” jelasnya.

Selain beras, koperasi juga berpotensi menjadi pusat distribusi minyak goreng dan berbagai kebutuhan pokok lainnya. Langkah ini diyakini akan memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha kecil, seperti pedagang kelontong, pedagang makanan, hingga UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

“Koperasi Merah Putih harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadirannya harus membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM di lingkungan sekitar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Subandi mengingatkan seluruh pengurus koperasi agar terus melakukan inovasi dan tidak hanya menjalankan aktivitas secara rutin. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat terhadap program ini sangat besar, baik dalam bentuk kebijakan, fasilitas, maupun pembangunan sarana pendukung.

Baca juga :  Jualan Takjil Saat Bulan Puasa Dongkrak Ekonomi Kerakyatan

“Jangan sampai koperasi berjalan biasa-biasa saja. Pengurus harus terus berinovasi dan mampu menangkap peluang usaha yang bermanfaat bagi masyarakat. Dukungan pemerintah sudah sangat besar, sehingga tugas kita adalah mengawal agar program ini benar-benar berhasil,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberhasilan program tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah menginstruksikan seluruh kepala desa dan lurah untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Koperasi Merah Putih. Dukungan tersebut mencakup penyediaan sarana dan prasarana pendukung, termasuk gudang penyimpanan dan fasilitas operasional lainnya.

Menurut Subandi, keberadaan Koperasi Merah Putih menjadi semakin penting di tengah tantangan ekonomi global dan dinamika geopolitik yang berpengaruh terhadap sektor pangan serta kebutuhan pokok masyarakat.

“Kami ingin memastikan seluruh bantuan dan program pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran koperasi harus menjadi solusi bagi kebutuhan warga sekaligus instrumen penguatan ekonomi desa,” tambahnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Utama Deputi V Kantor Staf Presiden, Letjen TNI (Purn) Arif Rahman, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memastikan program-program prioritas Presiden berjalan optimal di daerah.

Menurutnya, program prioritas Presiden tidak hanya berfokus pada penguatan ekonomi masyarakat, tetapi juga mencakup sektor pendidikan dan kesehatan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“Kami ingin memastikan program-program prioritas Presiden dapat berjalan dengan baik dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Koperasi Merah Putih menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan,” ujarnya.

Arif Rahman mengungkapkan bahwa Koperasi Merah Putih Desa Sumorame yang menjadi salah satu lokasi kunjungan saat ini telah memiliki 205 anggota aktif. Jumlah tersebut diharapkan terus meningkat seiring tumbuhnya kepercayaan dan partisipasi masyarakat terhadap koperasi sebagai wadah penguatan ekonomi bersama.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo atas dukungan dan keseriusannya dalam mengawal implementasi program tersebut. Menurutnya, sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan program.

Saat ini, Kabupaten Sidoarjo memiliki 219 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 84 koperasi telah memiliki bangunan dan sarana pendukung yang siap digunakan untuk menjalankan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.

Melalui penguatan Koperasi Merah Putih, diharapkan roda perekonomian desa semakin bergerak, UMKM tumbuh lebih kuat, serta kesejahteraan masyarakat terus meningkat secara berkelanjutan sejalan dengan semangat ekonomi kerakyatan yang menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *