MOJOKERTO, Newspatroli.com
Adanya Penyekatan diberbagai ruas jalan di Mojokerto imbas dari penegakan PPKM Darurat Covid – 19, yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat saat ini, yang hanya menyebabkan mobilitas dan usaha masyarakat terganggu, ternyata mendapat perhatian serius dari
Direktur Joened Foundation ( Bolo Dewe ) H.Junaedi Malik, SE, Pria yang akrab disapa Gus Joened ini berharap agar Pimpinan Daerah Perlu Pahami Level Pandemi Masing masing daerah.
Sebab menurutnya, Penyekatan Dinilai Tidak Effektif, Gubernur Jatim dan Bupati dan Walikota Mojokerto harus Evaluasi PPKM Darurat Covid -19,
agar lebih efektif dan terfokus sesuai dengan petunjuk dan arahan pemerintah pusat.
Gus Joened , yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto ini mengganggap kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Bupati dan Walikota tentang pelaksanaan PPKM Darurat dilapangan semestinya fokus pada arahan pemerintah pusat yaitu pembatasan kegiatan masarakat, baik lingkup kerja maupun di tengah masarakat,
pemberlakuan kerja kantor essensial dan non esensial, meningkatkan memasifkan
3T (Tracing,Testing dan Treatment) dan menegakan disiplin protokol kesehatan 5M hingga wilayah terkecil.”
Saya lihat lebih terfokus pada penyekatan, ini tidak efektif,mobilitas masarakat yang harus tetap melaksanakan aktifitas kerja, juga distrubusi bahan pokok banyak yang terkendala,banyak sektor ekonomi kena dampak Krn mobilitas terhambat,sedangkan jalan perkampungan masih ramai, bahkan jalan-jalan alternatif tambah macet, apalagi ada daerah yang memadamkan lampu penerangan jalan,ini tidak efektif dan sangat berisiko, sebab bisa menghawatirkan pengguna jalan yg melintas,Tidak ada kaita nya langsung secara efektif pemadaman lampu jalan dengan PPKM yang di arahkan pusat untk pengendalian pencegahan mutasi covid,terutama terkait fokus 3T dan penegakan prokes.” ucap Gus Joened, Minggu (11 Juli 2021 ). Gus Joened yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PKB Kota Mojokerto ini mengkritik Kebijakan Bupati dan Walikota Mojokerto, yang dianggapnya sangat merugikan masyarakat.” Kalaupun ingin aktifitas berkurang, maka penegakan kantor essensial dan non essensial betul-betul di terapkan seperti dalam penekanan aturan pusat terkait PPKM tersebut,” lanjut Gus Joened.
Untuk itu Gus Joened meminta agar Pemerintah harus bertindak lebih efektif dan fokus pada penegakan disiplin Prokes 5M, dan memasifkan 3T dan dan perbanyak posko satuan tugas covid sampai wilayah kelurahan dan lingkungan sinergitas dengan elemen gabungan Tiga Pilar, hal ini agar masyarakat yang mungkin melakukan isolasi mandiri juga tetap termonitor dengan baik prokes nya dan kebutuhan ketahanan pangan nya juga suplemen nya sehingga terlayani betul penanganan kesehatanya.
“Masyarakat banyak yang melakukan isolasi mandiri dengan segala keterbatasan yang ada karena semua Rumah Sakit penuh dan minim nya posko Satgas Covid- tingkat paling bawah,
Termasuk harus di gencarkan sosialisasi ke masyarakat melalui posko satgas covid di tingkat bawah itu agar upaya penerapan prokes 5 M benar – benar bisa di jalankan masarakat dan pembatasan kegiatan masyarakat di tingkat lingkup lingkungan juga bisa efektif berjalan,
Langkah langkah strategis dan subtantif itu seharus nya bisa di jalankan oleh semua daerah dengan mudah,Karena langkah apapun terkait dengan upaya target pengendalian dan pencegahan covid Sudah beri kebijakan oleh pusat dengan leluasa dan prioritas tertuang dalam program dan kegiatan yg dicanangkan semua daerah dengan dukungan kebijakan anggaran yang memadai,semua program kegiatan harus segera di eksekusi dan benar – benar terasa di tengah masarakat sebagai solusi atas semua dampak persoalan yang terjadi karena pandemi Covid ini, termasuk bagaimana program pemulihan dampak ekonomi rakyat kecil, program jaring pengaman sosial, yang penting semua program yang ter eksekusi tetap berpedoman taat azas pada aturan yang ada, yang penting jelas perencanaan nya,terukur target nya,jelas out putnya dan bisa di pertanggung jawabkan dengan benar Dan baik semua langkah apapun yang penting demi kebaikan dan keselamatan rakyat di tengah pandemi itu harus di utamakan, ” ucap Gus Joened. Diakhir wawancara ini Gus Joened, menginggatkan semua pihak , untuk semua pemimpin, bahwa hukum tertinggi adalah terjamin nya kemanusiaan,politik yang paling tinggi adalah tercapainya nilai kemanusiaan ,itu yg sering di pesan kan Gus Dur untuk bangsa ini ( Kartono )










