Lombok Tengah – News PATROLI.COM –
Berbagai upaya terus dilakukan jajaran Kodim 1620/Lombok Tengah (Loteng) dalam usaha memperkuat rasa kebangsaan serta cinta tanah air di tengah masyarakat. Salah satunya dengan mulai masuk ke sekolah-sekolah. Untuk memberikan pembinaan dan wawasan kebangsaan, khususnya bagi kalangan siswa Sekolah Dasar (SD) maupun SMP.
Seperti yang dilakukan Babinsa Desa Stiling Kecamatan Batukliang Utara, Sertu Hamdin. Secara berkala terus berkeliling masuk ke sekolah-sekolah yang ada didesa binaannya. Menyapa para siswa hingga tak segan menjadi guru dadakan, untuk memberikan materi wawasan kebangsaan kepada para siswa.
Tidak cukup sampai di situ, Hamdin juga aktif dibeberapa kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan disekolah yang ada di desanya. Seperti kegiatan Pramuka, sebagai pembinaan untuk materi kedisiplinan. “Pemahaman akan wawasan kebangsaan serta rasa cinta tanah air sejak dini penting diberikan. Sebagai bekal para generasi muda di masa yang akan datang,”terang Hamdin.
Dikatakannya, keberadaan TNI di tengah masyarakat khususnya di lingkungan sekolah juga diharapkan bisa memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi. Khususnya soal kedisiplinan yang menjadi salah satu elemen penting bagi pembangunan karakter bangsa. Karena sebagai ujung tombak TNI di level bawah, Babinsa tidak hanya dituntut membantu pada aspek keamanan saja.
Tetapi juga turut berperan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif serta berdisiplin tinggi. “Dengan kehadiran kami ini, siswa dapat lebih memahami makna kehidupan berbangsa dan bernegara serta mengembangkan rasa tanggung jawab terhadap kemajuan bangsa. Sekaligus memiliki jiwa disiplin tinggi,” jelasnya.
Tidak kalah penting, dengan hadirnya TNI di lingkungan sekolah bisa membantu menciptakan kondusivitas yang baik. Dengan begitu, siswa bisa terus belajar dengan fokus. Tanpa gangguan berarti. Yang akhirnya bisa mendukung terwujudnya proses pembelajaran berlangsung yang efektif di lingkungan sekolah.
“Kedepan kolaborasi dengan lembaga pendidikan seperti ini bisa terus terjaga. Sehingga semangat memberikan edukasi tentang pentingnya cinta tanah air, rasa persatuan, serta nilai-nilai kebangsaan kepada siswa bisa terus berjalan,” tandasnya. (Ony)










