MOJOKERTO.
Ada yang istimewa dalam pelaksanaan Vaksinasi
Dalam rangka memperingati hari TNI yang ke 76 tahun, tanggal 5 Oktober 2021 ini. Ponpes Amanatul Ummah Desa Kembangbelor, Kecamatanc Pacet, kabupaten Mojokerto ini mengelar Vaksinasi untuk masyarakat umum di Kampus IKHAC Bendungan Jati Pacet yang mana masyarakat setelah divaksin di Kampus milik Prof.DR. KH. Asep Saifuddin Chalim Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet ini, warga mendapatkan bonus berupa Sembako Beras 5 kilogram dan kacang hijau dari Kyai Asep .
Acara Vaksinasi Massal yang digelar dilingkungan Kampus Institut Kyai Haji Asep Chalim (IKHAC) ini bekerja sama antara PP Amanatul Ummah Pacet dengan TNI dan Forkopincam Pacet dan Dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, didampingi Bupati Mojokerto dr. Hj Ikfina Fahmawati M.Si dan Wakil Bupati Mojokerto H. Muhammad Al-Barra, LC. M.Hum. ( Gus Barra ) Jum’at ( 01 / 10 / 2021 ) ini mendapatkan respon positif dari masyarakat yang tinggal di sekitar Kampus IKHAC yang berbondong-bondong datang untuk mengikuti Vaksinanasi yang di gelar selama 2 hari itu ( Jum’at – Sabtu ).
Sebanyak 2000 dosis Vaksin yang di sediakan oleh Pondok Pesantren Amanatul Ummah dan jenis yang digunakan adalah Vaksin Merah Putih dan Sinovak. Selain memperingati Hari Jadi TNI ke 76 tahun, kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan Ponpes Amanatul Ummah terhadap pemerintah dalam program Herd Immunity kepada masyarakat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat mengelar Konfrensi Pers yang di dampingi Bupati Mojokerto dr. Hj Ikfina Fatmawati M.Si, Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarra Lc, M.Hum, Dandim 0815 Letkol Beni Asman dan Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Prof. Dr. KH, Asep Syaifudin Chalim, mengatakan, Berkat kerja keras kita semua kedisiplinan masyarakat dan semangat dari nakes yang luar biasa, dan di support dari jajaran TNI dan Polri forkopimda.
Dan serbuan vaksinasi ini masuk di semua Lini, Alhamdulillah Jawa Timur ini masih satu-satunya provinsi di Jawa dan Bali yang masuk level 1, dan kita bisa melihat Bagaimana menjadi level 1 bukan sesuatu yang sederhana bisa level 1 kemudian ketika trackingnya berkurang ketika testing yang berkurang akan turun menjadi level 2. itu yang dialami oleh daerah-daerah yang lain untuk kabupaten kota
“Kita bersyukur bahwa di Propinsi Jawa Timur ada 28 kabupaten kota yang masuk level 1 kembali bahwa untuk bisa mempertahankan level 1 6 parameter yang dibuat oleh WHO” kata Gubernur Jatim
Lebih lanjut Gubernur Jawa Timur menyampaikan, Ucapan banyak berterima kasih kepada pengurus Pondok Pesantren Amanatul Ummah khususnya Kyai Asep Yang mana dalam membantu ikut menyukseskan gerai Vaksinasi. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet ini, karena telah memberi Vaksin kepada para santrinya juga memberi Vaksin terhadap masyarakat umum ” lanjut Gubernur Jatim mengapresiasi langkah positif Yayasan Amanatul Ummah Pacet ini. (Kartono)










