banner 700x256

MI Perwanida Gelar Student Day XXVII: Bukti Kualitas Unggul, Pendaftaran Kelas Awal Sudah Penuh Enam Bulan Sebelumnya

banner 120x600
banner 336x280

Kota Blitar – NewsPATROLI.COM —

Madrasah Ibtidaiyah (MI) Perwanida Kota Blitar menggelar acara puncak Student Day ke-XXVII yang berlangsung meriah di Gedung Kesenian Kota Blitar, pada hari Senin, 8 Juni 2026. Acara tahunan ini menjadi momen spesial untuk menunjukkan capaian pembelajaran sekaligus mengapresiasi seluruh prestasi siswa, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting serta elemen pendidik di wilayah tersebut.

Hadir secara langsung dalam kegiatan ini antara lain Walikota Blitar Syaqul Muhibbin, Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi Gerindra, Alvis, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Blitar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, seluruh jajaran pendidik dan tenaga kependidikan MI Perwanida, serta ratusan wali murid yang antusias menyaksikan penampilan putra-putrinya.

Dalam sesi wawancara eksklusif, Kepala MI Purwanida, Dr. Agustin Istiqlaliyah, M.Ag. menyampaikan makna besar serta harapan yang terkandung dalam penyelenggaraan Student Day kali ini. Menurutnya, acara ini menjadi wadah nyata untuk mengapresiasi berbagai pencapaian yang telah diraih siswa, yang bahkan menembus standar nasional.

“Melalui acara ini, harapannya seluruh prestasi yang dimiliki anak-anak bisa terlihat dan diapresiasi. Banyak di antara mereka yang mendapatkan nilai sempurna, bahkan ada yang meraih nilai 100 pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang diikuti oleh siswa SD dan MI se-Indonesia. Padahal ini madrasah, tapi kualitasnya mampu bersaing dan mengimbangi sekolah umum lainnya,” ungkap Dr. Agustin Istiqlaliyah, M.Ag. bangga.

Ia menambahkan bahwa keunggulan MI Purwanida tidak hanya terletak pada nilai akademik, melainkan juga keseimbangan antara ilmu agama dan ilmu umum, serta pengembangan bakat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler.

“Alhamdulillah, kepercayaan masyarakat sudah sangat baik. Kami memiliki keseimbangan yang baik antara pendidikan agama dan umum, ditambah lagi dengan 22 jenis ekstrakurikuler yang kami optimalkan. Tahun ini, sebanyak 173 siswa yang diwisuda semuanya tampil maksimal, didampingi dan dilatih secara serius oleh para guru kami,” jelasnya.

Menurut pimpinan madrasah ini, kunci utama kesuksesan lembaga pendidikan swasta ini terletak pada komitmen penuh menjaga kualitas pendidikan. Langkah strategis yang diambil terbukti membuahkan hasil nyata yang bahkan melampaui ekspektasi banyak pihak.

Baca juga :  Wabup Sidoarjo Apresiasi Kampung Lali Gadget, Dorong Pengembangan Wahana ODL untuk Pendidikan Karakter Anak

“Prinsip kami jelas: fokus pada kualitas. Kalau kualitasnya bagus, tanpa perlu dipromosikan secara berlebihan, masyarakat akan datang sendiri mendaftarkan anaknya. Buktinya saja, untuk penerimaan siswa baru kelas satu tahun ajaran mendatang, tujuh kelas yang disediakan sudah terisi penuh bahkan sejak enam bulan yang lalu, padahal di sekolah-sekolah lain pendaftaran saja belum dibuka,” ujarnya agustin dengan bangga.

Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak diraih dengan cara instan atau santai. Pihak sekolah menerapkan sistem kerja yang tegas namun adil, memberikan penghargaan bagi guru yang berdedikasi tinggi dan memberikan sanksi bagi yang kurang serius dalam menjalankan tugas.

“Kami lembaga swasta, jadi standarnya harus jelas. Yang semangat mengajar kami berikan apresiasi, yang kurang serius akan kami berikan teguran hingga sanksi tegas. Semua dikerjakan dengan kerja keras dan kesungguhan,” tegasnya.

Selain kinerja guru, Dr. Agustin Istiqlaliyah, M.Ag.juga menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara tiga pilar utama pendidikan: sekolah, orang tua, dan masyarakat. Dukungan dari ketiga pihak inilah yang menjadi pondasi kokoh bagi kemajuan lembaga ini.

“Tiga pilar ini tidak bisa dipisahkan. Kami terus membangun kepercayaan agar wali murid makin yakin menitipkan pendidikan putra-putrinya di sini,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa jenjang pendidikan di bawah naungan Yayasan Perwanida telah terintegrasi secara utuh, mulai dari Raudhatul Athfal (RA), MI, hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs), yang menerapkan satu sistem kurikulum yang selaras. Hal ini memudahkan siswa melanjutkan jenjang pendidikan selanjutnya.

“Lulusan kami banyak yang melanjutkan pendidikan ke MTs Perwanida, ada juga yang diterima di MTs Negeri, sekolah unggulan di Malang, hingga pesantren-pesantren terkemuka. Ini bukti nyata bahwa kualitas pendidikan yang kami berikan benar-benar membekali masa depan mereka,” pungkasnya.

Acara Student Day XXVII ini ditutup dengan rasa syukur dan harapan agar MI Perwanida terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pendidikannya, melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam akhlak dan keimanan. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *