banner 700x256

BPS Kota Blitar Deklarasikan Komitmen Bersama Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Wujudkan Kota Inklusif Berbasis Data

banner 120x600
banner 336x280

Kota Blitar, NewsPATROLI.COM –

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Blitar menggelar Deklarasi Komitmen Bersama bertajuk “Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Wujudkan Kota Blitar yang Inklusif Berbasis Data” di Gedung Kusumo Wicitro, Kota Blitar pada hari Rabu 17 Juni 2026 . Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan guna mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai agenda strategis nasional.

Acara tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Blitar yang diwakili Kepala Bapperida Kota Blitar, Widodo Saptono Johanes, Kadin indag, seluruh camat se-Kota Blitar, jajaran BPS Kota Blitar, serta para petugas Sensus Ekonomi 2026.

Usai deklarasi, Kepala BPS Kota Blitar, Hanung Pramusito, menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional untuk memotret secara menyeluruh kondisi dan struktur ekonomi Indonesia, termasuk di Kota Blitar.

“Target sensus ekonomi ini adalah seluruh usaha yang ada di Indonesia, termasuk di Kota Blitar. Pelaksanaan sensus berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026. Khusus pendataan secara door to door dimulai pada 15 Juni sampai dengan 31 Agustus 2026,” ujar Hanung.

Ia menjelaskan, petugas sensus yang turun ke lapangan akan dilengkapi rompi resmi dan surat tugas. Masyarakat diharapkan dapat menerima petugas dengan baik serta memberikan data yang benar sesuai kondisi usaha yang dijalankan.

“Kami menjamin seluruh data yang diberikan masyarakat akan dijaga kerahasiaannya dan dilindungi oleh undang-undang. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi terwujudnya pembangunan Kota Blitar yang lebih maju,” katanya.

Menurut Hanung, BPS saat ini telah memiliki basis data dari Sensus Ekonomi 2016 dan Pendataan Lengkap UMKM Tahun 2023. Data tersebut akan diperbarui melalui Sensus Ekonomi 2026 sehingga menghasilkan gambaran terkini mengenai perkembangan dunia usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca juga :  Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran 1.061 Koperasi Desa Merah Putih

“Pada akhir tahun nanti, hasil snapshot data ekonomi akan kami sampaikan kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sebagai dasar perencanaan pembangunan. Dengan data yang semakin akurat, kebijakan yang diambil akan lebih tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hanung menilai bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus diikuti pemerataan manfaat pembangunan. Melalui data yang komprehensif, pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Harapan kami, kebijakan pembangunan nantinya tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan dampak nyata hingga ke masyarakat paling bawah. Dengan data yang lengkap dan akurat, manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata,” tambahnya.

Ia juga menyebut bahwa hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebagaimana dicanangkan pemerintah.

“Kami mengikuti target pemerintah pusat, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi hingga mencapai 8 persen pada tahun 2029. Karena itu, sensus ekonomi ini sangat penting agar seluruh potensi usaha dapat terdata dengan baik dan manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat,” pungkas Hanung.

Melalui deklarasi komitmen bersama tersebut, BPS Kota Blitar berharap terbangun kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026. Dukungan tersebut menjadi kunci dalam menghadirkan data berkualitas sebagai fondasi pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *