Jember  

Hindari Jalan Rusak Akibat Longsor, Pengendara Motor Terjun Dari Tebing Sungai Bedadung

banner 120x600
banner 336x280

Jember – News PATROLI.COM –

Seorang pengguna jalan yang mengendarai sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal di jalan penghubung Desa Balung Kulon dan Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Selasa siang. Korban terjun ke tebing Sungai Bedadung di lokasi jalan yang rusak akibat longsor sejak tahun lalu. Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV milik warga.

Dalam rekaman CCTV, pengendara terlihat menabrak tong pembatas jalan yang dipasang di tepi area longsor. Korban diduga kehilangan kendali sebelum akhirnya terjatuh ke dasar tebing sungai.

Warga bersama sejumlah pengguna jalan segera memberikan pertolongan. Korban kemudian dievakuasi dari dasar tebing dan selamat. Setelah dievakuasi, korban mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ketua RT setempat, Nurmadi, berharap agar pemerintah terkait segera memperbaiki jalan yang rusak. Menurutnya, kondisi jalan sangat membahayakan pengguna jalan, terutama saat malam hari dan ketika musim hujan tiba.

Baca juga :  Ratusan Warga se Kabupaten Jember Ikuti Baksos Operasi Katarak, Pembagian Bola Mata Palsu, Kaca Mata dan Kaki Palsu Gratis di RS Bina Sehat

“Kami berharap jalan ini segera diperbaiki karena kondisinya sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari maupun saat hujan,” Ucap Nurmadi, Ketua RT setempat.

Sementara itu, Kepala Desa Balung Kulon, Langgeng Supriyanto, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi lokasi tersebut. Ia meminta pengguna jalan mengurangi kecepatan dan mematuhi rambu yang telah dipasang.

“Kami menghimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintas di lokasi ini, mematuhi rambu yang ada, dan selalu mengutamakan keselamatan hingga perbaikan jalan dapat direalisasikan,” tutur Langgeng Supriyanto.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya percepatan penanganan infrastruktur di lokasi longsor. Hingga kini, jalan tersebut masih membutuhkan perbaikan dan pengamanan agar tidak kembali memicu terjadinya kecelakaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *