Jember  

Guru Meninggal Tertimpa Tembok Bangunan Ponpes Saat Pulang Mengendarai Motor di Wuluhan

banner 120x600
banner 336x280

Jember – News PATROLI.COM –

Suasana duka menyelimuti keluarga Reza Anwari Halim.M (37), seorang guru asal Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Reza meninggal dunia setelah tertimpa tembok bangunan saat melintas mengendarai sepeda motor di Dusun Gondosari, Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di depan pemakaman umum Dusun Gondosari. Saat itu, korban tengah mengendarai sepeda motor dari arah utara menuju selatan dengan tujuan pulang ke rumahnya.

Di belakang korban, seorang saksi bernama Prasetyo (36), warga Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, juga melintas menggunakan sepeda motor. Saksi melihat secara tiba-tiba tembok bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Ar-Riyald roboh dan menimpa korban yang sedang melintas.

Melihat kejadian tersebut, Prasetyo langsung menghentikan kendaraannya dan meminta pertolongan kepada warga sekitar. Namun, kondisi korban sudah tidak bernyawa akibat tertimpa material bangunan.

Petugas piket SPKT Polsek Wuluhan yang menerima laporan masyarakat kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi.

Baca juga :  BPBD Dukung Penuh Sanksi Pidana Pelaku Karhutla, Setelah 2 Gunung Terbakar di Jember

Kapolsek Wuluhan IPTU Handoko Dardhak Saputro, S.H., M.H., menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan awal dan kondisi di lokasi, tembok tersebut diduga sudah dalam kondisi rapuh sebelum akhirnya roboh.

Selain Prasetyo, polisi juga meminta keterangan dari Rudi (55), warga Dusun Gondosari, serta Gombloh (50), perangkat Desa Tamansari, yang mengetahui kejadian tersebut.

Setelah proses penanganan di lokasi, jenazah korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Lojejer. Tenaga kesehatan kemudian melakukan pemeriksaan luar (visum et repertum luar) untuk membantu mengetahui penyebab meninggalnya korban.

Peristiwa tersebut menjadi duka bagi keluarga korban sekaligus mengingatkan masyarakat agar lebih waspada ketika melintas di sekitar bangunan yang terlihat sudah tua atau mengalami kerusakan.

Pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan pendalaman terhadap peristiwa robohnya tembok tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *